Nagari Kampuang Pinang Baralek Gadang, Kuatkan Nagari Madani Sesuai Filosofi ABS-SBK

Lubukbasung,kaba12 — Dalam upaya penguatan peran ,”tigo tali sapilin, tigo tungku sajarangan” untuk mewujudkan Nagari Madani sesuai filosofi Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah, Nagari Kampuang Pinang, Kecamatan Lubukbasung, gelar alek nagari yang dipusatkan di Mesjid Raya Kampuang Pinang selama dua hari, Sabtu-Minggu, (5-6/4).

Prosesi “alek nagari “dalam rangkaian silaturrahmi hari raya Idul Fitri tersebut, di hari pertama Sabtu, (5/4) akan diisi dengan diskusi khusus terkait dengan penguatan peran tali tigo sapilin, tungku tigo sajarangan, yang diisi dengan berbagai materi dari berbagai tokoh diantaranya dari Dewan Pertimbangan Adat dan Syarak LKAAM Sumbar Dr.M.Sayuti Dt.Rajo Pangulu, Mpd, yang menyarikan tentang adat dan budaya Minangkabau, kemudian Handria Asmi,Kepala DPMN Agam dengan materi pemerintahan dan pembangunan nagari.

Kemudian Walinagari Kampuang Pinang Roni,S,Ap bersama Ketua BAMUS Ir.Zuarmen Dt.Gampo Malayu yang menyarikan tentang pembangunan Nagari Kampuang Pinang, kemudian Ketua Dewan Penyantun dan Sekretaris KAN Kampuang Pinang Drs.I.J.Dt.Mantari Sati Nan Kuniang dan Z.Dt.Nan Labiah,Shi, MH, serta materi pembanding dari Ketua IKKP Nusantara , Nurmatias,SP .

Menurut WS.Dt.Bagindo, Ketua Panitia Alek Nagari Kampuang Pinang didampingi Sekretaris Panitia Z.Dt.nan Labiah,SHi,MH, alek Nagari Kampuang Pinang yang digelar selama dua hari itu, merupakan agenda rutin tahunan yang intinya untuk mendorong optimalisasi peran semua unsur dalam pembangunan nagari, sekaligus sebagai bagian dari silaturrahmi dalam masyarakat.

Disebutkan, selain acara diskusi yang digelar khusus sehari penuh yang intinya mengkaji berbagai aspek berkaitan dengan peran seluruh elemen dan berbagai program pembangunan nagari, dalam upaya penguatan peran tigo tali sapilin, tigo tungku sajarangan untuk mewujudkan Nagari Kampuang Pinang yang madani sesuai filosofi adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah.

“Dengan kegiatan ini, diharapkan berbagai aspirasih, harapan dan berbagai masukan bisa dihimpun dalam upaya mendorong kemajuan nagari yang sesungguhnya, “sebut WS.Dt.Bagindo.

Selain paparan materi dan diskusi yang digelar menghadirkan para tokoh terkemuka tersebut, Minggu besok akan digelar berbagai kegiatan sacral, diantaranya “Pati Ambalau” Pengurus KAN Kampuang Pinang periode 2024-2029 , yang akan diawali dengan prosesi adat, arak-arakan ninik mamak dan prosesi adat lainnya, yang akan dihadiri Gubernur Sumbar, Bupati Agam, Ketua LKAAM Sumbar dan para tokoh penting lain di Sumatera Barat.

Saat ini, ulas WS.Dt.Bagindo dan Z.Dt.Nan Labiah, berbagai persiapan sudah dilakukan, baik penataan balairung, pengaturan lokasi acara dan jejeran karangan bunga sudah terpajang di sejangan jalan di ruas Kampuang Pinang.

“Kita berharap, moment sacral ini, menjadi penguatan peran seluruh ninik mamak bersama lembaga yang ada untuk mengoptimalkan peran dalam mendorong kemajuan Nagari Kampuang Pinang, untuk kesejahteraan masyarakat yang madani,sesuai filosofi adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah, “jelasnya lagi.

Pantauan kaba12 di lokasi acara, terlihat antusias warga bersama para tokoh ninik mamak, bundo kanduang, para pemuda dan elemen yang ada dalam nagari Kampuang Pinang, sangat tinggi, dibuktikan dengan hangatnya kegiatan diskusi yang digelar

(HARMEN)

0Shares