Duo Koto, kaba12.com — Pemerintah Nagari Duo Koto menyalurkan bantuan pangan dari Pemerintah Kabupaten Agam kepada warga yang terkena dampak pandemi virus Corona (Covid19). Penyaluran bantuan itu berupa beras dan garam yang siap dibagikan kepada warga Nagari Duo Koto, Minggu (05/4).
Kepada kaba12.com, Walinagari Duo Koto Joni Safri menjelaskan, jumlah bantuan beras yang diterima nagari Duo Koto dari Pemkab Agam adalah sebanyak 4,5 ton atau 4.550 kilogram, sedangkan garam sebanyak 490 bungkus.

“Untuk pendistribusian bantuan itu diantar ke jorong-jorong yang di Nagari Duo Koto, kemudian jorong tersebut mengantarkan ke masyarakat,” katanya.
Ditambahkan Joni Safri, penerima bantuan ini adalah mereka yang terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial atau DTKS, dan mereka yang terdampak Covid19.
“Saat ini jumlah penerima bantuan beras dan garam menurut data DTKS adalah sebanyak 245 KK, dan masing-masing KK mendapatkan 10 kilogram beras dan 1 bungkus garam, apabila dalam 1 KK itu terdapat 2 jiwa maka mereka mendapatkan 20 kilogram beras dan 2 bungkus garam,” ujarnya.
Namun, bagi masyarakat yang belum mendapatkan bantuan harap bersabar dulu, karena pemerintah Nagari akan melakukan pendataan ulang terhadap warganya.

“Kami harap masyarakat yang belum dapat bantuan dimohon untuk bersabar, karena saat ini kami utamakan penyerahan bantuan adalah mereka yang terdaftar di DTKS. Dewasa ini kami akan lakukan pendataan dan verifikasi ulang, kemudian kami usulkan ke Dinas Sosial Agam untuk mendapatkan bantuan,” paparnya.
Dijelaskannya, bantuan ini tidak berlaku kepada mereka yang mempunyai penghasilan tetap seperti ASN/PNS, TNI-Polri, Karyawan BUMN/BUMD, dan penerima BPNT aktif.
“Kita utamakan dulu pemberian bantuan kepada mereka yang kekurangan penghasilan dan perekonomian akibat pendemi virus Corona ini,” ujarnya.
(Bryan)
