Lubukbasung, kaba12.com — Keluarga besar BPBD Agam berduka menyusulnya tewasnya Ardianas,(45) warga Muaro Putuih, nagari Tiku V Jorong, kecamatan Tanjung Mutiara yang dihantam ombak besar saat menyelamatkan anaknya Akmal,(16) di Ujuang Tanjuang, kawasan wisata pantai Pasie Tiku, Kamis,(5/7) sore kemarin.
Ardianas merupakan kakak kandung dari Doni Arnas,SH, Kasi.Kedaruratan BPBD Agam, yang Kamis kemarin sangat berduka atas musibah tersebut. Bahkan, hingga Kamis malam, personil BPBD Agam masih melayat ke rumah duka di Muaro Putuih, Tiku V Jorong.
Kepala BPBD Agam M.Lutfie, AR didampingi beberapa personil BPBD Agam, mengaku ikut belasungkawa atas musibah yang menimpa keluarga Doni Arnas, Kasi.Kedaruratan BPBD Agam tersebut.
Musibah ombak besar yang menewaskan Ardianas, Kamis sore kemarin, dipicu ombak besar akibat angina kencang yang tiba-tiba muncul di kawasan itu. Ardianas yang bersama keluarga sedang berlibur di kawasan pantai Ujuang Tanjuang dan mandi-mandi di sore yang cerah itu,tidak menyangka ombak besar yang muncul tiba-tiba tersebut.
Gulungan ombak ganas, menghantam anak-anak yang sedang mandi, bahkan Akmal, anaknya sempat terseret ombak, dan korban mencoba mengejar untuk menyelamatkan anaknya tersebut.
Naas bagi korban, saat anaknya berhasil diselematkan, ombak besar justru kembali menghantamnya, sehingga korban sempat tergulung dan diseret ombak. Korban berhasil dievakuasi dan dilarikan ke puskesmas Tiku, namun nyawa korban tidak berhasil diselamatkan.
Sementara anaknya kini harus mendapatkan perawatan intensif di RSUD Lubukbasung karena kondisinya melemah karena diduga lemas dibenamkan ombak ke arus deras laut di kawasan itu.
(Harmen)
