IV Koto, kaba12.-
Musibah memilukan kembali gemparkan masyarakat Kabupaten Agam. Kali ini, musibah kebakaran hebat menghanguskan 1 unit rumah ukuran 15 x 12 meter di Jorong Pakan Usang, Nagari Koto Tuo, Kecamatan IV Koto, Rabu, (13/5) sore milik Gadih.
Yang memilukan, musibah kebakaran yang diduga dipicu akibat kompor yang meledak saat memasak, menyebabkan Rike,(52) penghuni rumah yang tinggal sendirian di rumah tersebut meninggal dunia akibat terbakar kobaran api yang langsung membubung besar, sehingga melumat habis seluruh bangunan berikut isinya.
Informasi yang diperoleh kaba12, Rike, korban kebakaran yang meninggal akibat musibah tersebut, diduga tidak menyadari kobaran api yang menyambar bagian dapurnya, bahkan dengan sangat cepat melumat habis isi rumah termasuk korban, apalagi kondisi cuaca panas yang dengan sangat cepat menghabiskan seluruh bangunan .
Musibah kebakaran yang memilukan itu dibenarkan plt. Kadinas Pol PP -Damkar Agam Fauzi ,STTP,MSi melalui Eki Marlinda, Kabid.Damkar Agam menjawab kaba12 di Lubukbasung, Rabu, (13/5) malam.
Dijelaskan, musibah kebakaran yang menghanguskan 1 unit rumah, bahkan pemiliknya meninggal dunia akibat terbakar tersebut, terjadi di Jorong Pakan Usang, Nagari Koto Tuo, Kecamatan IV Koto, yang diduga akibat kompor yang digunakan untuk memasak oleh korban, meledak sehingga dengan cepat melumat habis bangunan rumah.
Dijelaskan, korban yang tengah memasak itu, diduga tidak bisa menyelamatkan diri, karena api yang berkobar akibat kompor meledak itu dengan sangat cepat membesar, bahkan melumat tubuh korban berikut rumah milik yang ditempati.

“Selain ada korban jiwa, dampak musibah kebakaran itu memicu kerugian ditaksir Rp.350 juta, dan tim gabungan Damkar Agam Bukittinggi dan Padang Panjang, berhasil mengantisipasi amukan api di 4 rumah yang berdekatan dengan rumah korban. Kami ikut berduka atas musibah yang terjadi, “jelasnya.
Untuk memadamkan api, tim gabungan menurunkan 60 personil, dengan 7 armada pemadam, masing-masing 3 armada Damkar Agam, 2 armada Damkar Bukittinggi dan 2 amrada Damkar Padang Panjang, termasuk warga setempat, Redkar IV Koto, KSB IV Koto serta apparat TNI-Polri.-HARMEN.-
