Lubukbasung, KABA12 — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Agam menggelar Konferensi Kabupaten (Konferkab) untuk memilih kepengurusan baru periode 2026–2029 di Balairung Rumah Dinas Bupati Agam, Lubukbasung, Jumat (26/6).
Dalam pemilihan yang berlangsung secara demokratis melalui mekanisme pemungutan suara langsung, Mursyidi terpilih sebagai Ketua PWI Agam periode 2026–2029 setelah meraih 9 suara. Sementara calon lainnya, Lukman, memperoleh 4 suara.
Pembukaan konferensi dihadiri Wakil Bupati Agam Muhammad Iqbal, Sekretaris Daerah Agam Mhd. Lutfi, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Agam Roza Syafdefianti, Ketua PWI Sumatera Barat Widya Nafis, serta anggota PWI Agam dan sejumlah tamu undangan.

Dalam sambutan pertamanya sebagai ketua terpilih, Mursyidi mengajak seluruh anggota PWI Agam untuk menjaga persatuan, kekompakan, dan soliditas organisasi demi mewujudkan PWI yang semakin maju dan profesional.
“Kita harus kompak dan solid dalam membangun PWI. Kebersamaan menjadi modal utama agar organisasi ini semakin baik dan mampu menjawab tantangan ke depan,” ujarnya.
Ketua PWI Sumatera Barat, Widya Nafis, menyampaikan ucapan selamat kepada Mursyidi atas amanah yang diberikan anggota PWI Agam. Ia berharap kepengurusan baru mampu membawa organisasi semakin berkembang dan terus meningkatkan profesionalisme wartawan.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Romi Firmansyah yang telah menyelesaikan masa baktinya sebagai Ketua PWI Agam periode 2023-2026.
“Terima kasih kepada Romi Firmansyah atas dedikasi selama memimpin PWI Agam. Selamat kepada Mursyidi, semoga mampu merangkul seluruh anggota dan bersama-sama memajukan PWI Agam menjadi lebih baik,” katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Agam Muhammad Iqbal mengapresiasi pelaksanaan Konferkab PWI Agam. Menurutnya, konferensi bukan sekadar agenda organisasi, melainkan momentum untuk memperkuat kebersamaan sekaligus meningkatkan kualitas dan profesionalisme insan pers.
Ia mengatakan tema konferensi, “Menguatkan Profesionalisme dan Integritas Pers Lokal untuk Memajukan Kabupaten Agam yang Informatif dan Demokratis,” sangat relevan dengan peran pers dalam mendukung pembangunan daerah.
“Tema ini sangat luar biasa. Ini menunjukkan komitmen wartawan di Agam bersama Pemerintah Kabupaten Agam untuk membangun daerah menjadi lebih baik,” ujarnya.
Wabup menegaskan bahwa pers merupakan mitra strategis pemerintah yang menjalankan fungsi penyebarluasan informasi sekaligus kontrol sosial. Pemerintah Kabupaten Agam, katanya, selalu menghargai kritik yang objektif, konstruktif, dan berorientasi pada solusi.
Ia juga mengingatkan bahwa Kabupaten Agam merupakan daerah yang memiliki potensi bencana cukup tinggi. Karena itu, insan pers memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya kepada masyarakat.
“Saya mengapresiasi seluruh insan pers yang selalu hadir di tengah masyarakat, terutama saat terjadi bencana. Kehadiran wartawan sangat membantu masyarakat memperoleh informasi yang dibutuhkan,” ungkapnya.
Pemerintah Kabupaten Agam juga berharap konferensi ini melahirkan kepemimpinan baru yang mampu memperkuat organisasi, menjaga integritas profesi wartawan, meningkatkan profesionalisme anggota, serta menjawab berbagai tantangan dunia pers di era didigita.
(Bryan)