Baso, KABA12.com —Minat masyarakat Kabupaten Agam untuk menunaikan ibadah haji, semakin meningkat. Bahkan, antrean calon haji di Luhak Agam itu hingga Juli 2018 ini, sudah harus menunggu hingga 2035 ke depan.
Tingginya minta berhaji itu, bisa dilihat dari banyaknya masyarakat yang telah terdaftar di Siskohat Kementerian Agama Republik Indonesia.
Hal itu diakui Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Agam, H. Edy Oktafiandi saat acara pelepasan secara resmi jamaah calon haji di Kampus IPDN Sumbar.
“Minat untuk naik haji masyarakat Agam cujup tinggi, untuk tahun 2018 ini pertanggal 12 Juli sudah mencapai 8.177 orang, dengan masa tunggu 17 tahun. Ini menunjukkan minat dan kemampuan masyarakat kita yang cukup tinggi,” ungkapnya.
Menurutnya, walaupun antrean hingga 17 tahun ke depan, namun ternyata jumlah pendaftar calon haji setiap harinya terus bertambah. Para calon haji tak hanya berasal dari kalangan usia muda, namun, ada juga usia tua diatas 70 tahun bahkan mendekati usia 80 tahun.
Ia mengatakan, semakin banyak warga yang daftar, maka semakin lama masa tunggu untuk berangkat.
Menanggapi hal itu, Bupati Agam Indra Catri mengatakan, hal tersebut menunjukkan masyarakat nagari madani bisa diwujudkan.
“Jika masih banyak warga kita yang ingin menunaikan haji, masih banyak juga yang khatam quran, dan masih banyak juga yang mengimarahkan masjid, ini menunjukkan masyarakat nagari madani Inshaallah bisa kita wujudkan,” harapnya.
(Jaswit)
