Mesjid Sirah Dibangun, Bupati Agam Akan Letakkan Batu Pertama

Lubukbasun, kaba12 — Proyek pembangunan Mesjid Sirah yang akan menjadi ikon khusus Kabupaten Agam di kawasan Muaro Mati, Pasia Tiku, Nagari Tiku Selatan, kecamatan Tanjung Mutiara secara resmi akan segera dimulai dalam waktu dekat.
Dijadualkan, Bupati Agam akan meletakkan batu pertama, tanda dimulainya proses pembangunan Mesjid Sirah dalam waktu dekat, setelah seluruh proses dan penataan lapangan dinyatakan final, bahkan akan dibentuk panitia khusus prosesi peletakan batu pertama pembangunan sarana ibadah yang akan menjadi ikon wisata religi itu.

Pekan lalu, Pemkab.Agam yang dipimpin Sekab.Agam H. Edi Busti, dihadiri Kepala DPUTR Agam Ofrizon, unsur Forkopimca Tanjung Mutiara,jajaran pemerintahan Nagari Tiku Selatan dan unsur terait di nagari tersebut, sudah menggelar pertemuan untuk membahas rencana peletakan batu pertama dan hal-hal lain terkait dengan pembangunan Mesjid Sirah tersebut.

Pertemuan khusus melibatkan berbagai elemen masyarakat di Nagari Tiku Selatan itu, sesuai instruksi Bupati Agam Dr.Andriwarman yang berharap, pembangunan Mesjid Sirah yang bakal jadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Agam itu bisa berjalan lancar didukung seluruh unsur.

Dalam pertemuan tersebut, Kepala DPUTR Agam Ofrizon menyebutkan, tender pembangunan Mesjid Sirah akan memasuki tahap penandatanganan kontrak dengan pemenang tender PT. Bukit Intan Engineering yang sudah memulai proses awal pengerjaan di lapangan dengan waktu pelaksanaan 7 bulan hingga Desember mendatang Rp.10,8 miliar lebih.

Sementara Sekab.Agam Edi Busti menyebutkan dalam waktu dekat ini akan dilakukan peletakan batu pertama dimulai pembangunan, makanya diadakan rapat persiapan peletakan batu ini, ” kita meminta masukan dari berbagai pihak termasuk pemerintahan nagari, kecamatan dan OPD terkait, sehingga tahapan kegiatan dan rencana peletakan batu pertama itu, bisa dijadualkan dengan baik, melibatkan seluruh unsur, “ sebutnya.

Pasalnya, ulas Edi Busti, sesuai arahan Bupati Agam, pembangunan Mesjid Sirah bisa berjalan dengan baik, lancar dan sukses, tanpa kendala di lapangan, termasuk prosesi peletakan batu pertama bisa berjalan meriah, melihatkan berbagai elemen masyarakat.

-HARMEN-

0Shares