Mesjid Sirah Akan Jadi Ikon Daerah, Pemkab.Agam Alokasikan Rp.60 M

Tiku, kaba12 — Masjid Sirah akan menjadi ikon daerah dalam upaya mendorong peningkatan kegiatan ibadah, peningkatan potensi wisata dan gerakan ekonomi masyarakat di Kabupaten Agam, khususnya di pesisir pantai Tanjung Mutiara.

Untuk merealisasikan hal itu, Pemkab.Agam akan mengalokasikan anggaran sebesar Rp.60 Miliar untuk pembangunan berbagai sarana pendukung kawasan wisata religi Masjid Sirah, yang akan dilaksanakan secara bertahap.

Untuk tahap awal, Pemkab.Agam sudah mengalokasikan anggaran Rp.10,8 miliar untuk pembangunan konstruksi utama Masjid Sirah, ditopang perangkat pendukung seperti tempat wudhu, kawasan parkir dan bangunan utama lain, yang proses pembangunannya sudah dimulai.

Hal itu dijelaskan Sekab.Agam H.Edi Busti, saat prosesi peletakan batu pertama pembangunan Masjid Sirah di kawasan Muaro Mati, Jorong Pasia, Nagari Tiku Selatan, kecamatan Tanjung Mutiara Selasa, (27/6).

Dijelaskan H.Edi Busti, proses pembangunan Masjid Sirah ini dibagi menjadi beberapa tahap, dimana untuk tahun 2023 dibangun konstruksi utama mesjid berkubah sirah ( merah), tempat wudhu, kawasan parkir, dan untuk tahun berikutnya akan dibangun menara mesjid,sarana pendukung lainnya, termasuk jalan masuk.

“ Diproyeksikan, pembangunan kawasan wisata Masjid Sirah Muaro Mati, akan menghabiskan anggaran sekitar Rp.60 miliar yang akan dilaksanakan secara bertahap, “ jelas Edi Busti lagi.

Untuk pembangunan pisik, Pemkab.Agam melalui DPUTR sudah melaksanakan kegiatan, pasca penetapan pemenang lelang proyek, yang secara resmi peletakan batu pertamanya akan dilakukan Bupati Agam Dr.Andriwarman bersama tokoh masyarakat Tanjung Mutiara.

-HARMEN-

0Shares