Meriah, Ratusan Warga Saksikan Malam Kesenian Tuah Sakato X KKN UIN Bukittinggi

Pasar Raba’a, KABA12 — Ratusan warga antusias menyaksikan acara malam kesenian yang digelar pemuda Tuah Sakato kolaborasi dengan Mahasiswa KKN UIN SMDD Bukittinggi di Los Pasar Raba’a, Nagari Koto Kaciak, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Kamis (3/7) malam.

Sedikitnya 9 grup kesenian dari Salingka Danau Maninjau dan Lubukbasung hadir berpatisipasi dalam acara ini. Berbagai pertunjukan khas Minangkabau ditampilkan dalam iven tersebut seperti tambua tansa, tari piring, silek, randai hingga lelang singgang ayam dan kue.

Ketua Pemuda Tuah Sakato Jorong Pasar Raba’a, Rino Hendra dalam sambutannya menyebut, kegiatan ini dilaksanakan oleh pemuda setempat berkolaborasi dengan mahasiswa KKN UIN Bukittinggi.

Selain itu, acara malam kesenian juga menjadi moment peresmian pengurus pemuda Tuah Sakato periode 2025-2028, sekaligus perpisahan dengan mahasiswa KKN UIN Bukittinggi yang sudah mengabdi di Jorong Pasar Raba’a selama 40 hari.

“Kami berharap dengan acara malam kesenian ini bisa menghibur masyarakat luas, karena tujuannya adalah melestarikan kekayaan budaya dan kesenian Minangkabau,” ujarnya.

Sementara itu, Tokoh masyarakat Nagari Koto Kaciak, Herman Tanjung menambahkan bahwa Pemuda Tuah Sakato kerap mengadakan malam kesenian karena sangat peduli dengan kelestarian kesenian Minangkabau.

“Kami sangat bangga melihat anak-anak muda tampil membawakan pertunjukan khas Minangkabau. Ini menunjukkan tradisi kita masih hidup ditengah perkembangan zaman,” sebutnya.

Walinagari Koto Kaciak, Syawaldi Dt Tumbasa Nan Hitam memberi apresiasi atas terselenggaranya acara malam kesenian di Jorong Pasar Raba’a.

“Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menghidupkan kembali kesenian tradisional yang hampir terlupakan. Kami sangat mengapresiasi kontribusi Pemuda Tuah Sakato dan mahasiswa KKN UIN Bukittinggi yang telah berperan aktif dalam pelestarian budaya lokal, dengan menggelar acara malam kesenian,” sebutnya.

Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat penting untuk menanamkan nilai-nilai budaya kepada generasi muda sekaligus mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat.

“Ini bukan hanya hiburan, tapi juga bentuk edukasi budaya yang sangat berarti. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut ke depannya,” jelasnya.

Acara malam kesenian tersebut ditutup dengan pertunjukan tambua basamo oleh grup kesenian yang hadir. Atraksi itupun membuat ratusan penonton terkagum yang dibarengi dengan suara riuh gembira.
(Bryan)

0Shares