Lubukbasung,kaba12 — Penemuan mayat tanpa busana dan tanpa identitas yang menggegerkan warga Matur ,Selasa,(25/3) masih menyisakan misteri.
Mayat yang tertelungkup di tepian sungai Batang Sianok, di Jorong Aia Taganang,Nagari Matua Hilia, Kecamatan Matur itu, masih disemayamkan di bangsal mayat RSUD Lubukbasung, setelah tim Polsek Matur dan Inafis Polres Agam melakukan identifikasi awal dan tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan yang ditengarai jadi penyebab meninggalnya korban.

Sementara untuk langkah lebih lanjut, Pemkab. Agam bersama jajaran kepolisian masih akan melanjutkan proses identifikasi, khususnya data diri sang mayat, dimana direncanakan tim Disdukcapil Agam akan mencek data administrasi kependudukan korban Rabu,(26/3).
Identifikasi data administrasi kependudukan korban diperlukan untuk pengembangan informasi keberadaan dan jati diri korban termasuk untuk pengambilan langkah -langkah lebih lanjut.

Rencana identifikasi data administrasi kependudukan mayat tanpa identitas itu disebutkan Feri Dunda, Kasi. Kedaruratan Dinsos Agam, menjawab kaba12 terkait langkah lebih lanjut yang akan diambil pemerintah.
” Sesuai keputusan,akan dilakukan ceking data kependudukan korban oleh Disdukcapil Agam. Mudah- mudahan bisa diketahui jati diri dan keluarga korban,” sebutnya.
Disisi lain, tim Dinsos Agam sesuai instruksi pimpinan daerah sudah menyiapkan berbagai kemungkinan termasuk penguburan korban di TPU Pemkab. Agam di Kampuang Baru, Sungai Jariang, jika sudah ada dipastikan dan keputusan resmi dari pihak kepolisian dan unsur terkait lain.

Penemuan mayat tanpa busana dan tidak ada identitas itu, sempat menyedot perhatian warga Matur. Namun sejauh ini, belum diperoleh informasi adanya keluarga dan pihak yang mengkonfirmasi kenal atau keluarga korban .
(HARMEN)