Marching Band Gita Jam Gadang Juara Umum MMC 2019

Bukittinggi, KABA12.com — Marching Band Gita Jam Gadang (MBGJG) Kota Bukittinggi sukses keluar sebagai Juara Umum Devisi Bras dan menyabet berbagai juara mata lomba marchingband tingkat Sumatera untuk devisi Senior Bras dalam kejuaraan Minang Marchingband Competition (MMC) Ke-8 Tahun 2018 yang diadakan di Pantai Padang dan Auditorium Unand Padang, pada 13-15 Desember 2019.

Marchingband Gita Jam Gadang (MBGJG) yang datang dengan kekuatan penuh sebanyak 102 orang yang terdiri 92 orang pemain dan 6 orang pelatih serta 4 orang official ini berhasil meraih Juara 1 mata lomba bergengsi Full Band Bras Senior, Juara 1 mata lomba Street Parade Senior Bras, Juara 2 mata lomba Street Parade Bras Senior dan juara mata lomba Kontes Colour Guade Senior.

Keberhasilan MBGJG meraih juara berbagai mata lomba dalam MMC ini disampaikan oleh Manager Tim MBGJG, M. Nur Idris. Ia menjelaskan bahwa disamping juara mata lomba full band brass, drum battel dan kontes colouar guade, MBGJG juga berhasil meraih juara 1 untuk berbagai mata lomba. Dari sekian perolehan juara itu, akhirnya MBGJG keluar sebagai Juara Umum Devisi Bras Senior MMC 8 Tahun 2019 dan bisa memboyong piala bergilir Gubernur Sumbar ke Bukittinggi.

“Alhamdulilah MBGJG keluar sebagai Juara Umum Devisi Bras MMC 8 Tahun 2019 dan berhasil membawa piala bergilir Gubernur Sumbar serta uang pembinaan sebesar Rp 15 juta serta piala Juara Umum MMC Devisi Brass,” ujar M. Nur Idris.

Lebih lanjut M. Nur Idris mengatakan, keberhasilan MBGJG dalam meraih juara ini adalah hasil kerja keras semua tim yang tidak kenal lelah dan serius dalam latihan. Karena dengan pemain yang berasal dari berbagai sekolah SLTP dan SLTA Bukittinggi tidak mudah untuk latihan yang maksimal apalagi kejuaraan ini berdekatan dengan ujian semester sekolah SLTP. Namun, semua itu bisa dilalui oleh pemain MBGJG berkat dukungan orang tua pemain yang selalu memberikan support setiap latihan yang dilakukan siang dan malam selama enam bulan lebih.

“Ini hasil kerja keras pemain dan pelatih dan anugrah Yang Maha Kuasa. Kerja keras pemain luar biasa karena disaat mereka latihan persiapan lomba ini mereka juga harus mempersiapkan diri menghadapi ujian di sekolah masing-masing. Ini tidak bisa terjadi jika tidak karena izin Allah dan doa dari orang tua pemain yang selalu mendukung bahkan menemani latihan selama ini,” ujar M. Nur Idris.

Ketua Tim Pelatih MBGJG, Widia Aditya Pradana, usai tampil menyampaikan kepuasaan atas penampilan anak asuhannya pada final malam itu. Pria asal Medan yang didatangkan oleh PDBI Pemko dan PDBI Bukittinggi sebagai pelatih MBGJG sejak bulan Juni yang lalu bersama tim yakni Haidir Perdana Sitepu, Riza Jauhari, Gatot Purwanto, Fradifa Setiawan dan Ahmad Ridwan sangat memuji penampilan anak asuhannya dibandingkan babak semi final.

“Kami para pelatih merasa puas dengan penampilan anak MBGJG. Mereka tampil sangat full dan kompak sesuai materi yang sudah kami berikan enam bulan yang lalu. Alhamdulilah kami bisa juara karena kerja keras pemain selama enam bulan untuk tampil hanya 12 menit dalam lomba ini. Kami juga bersyukur bisa menjalankan amanah PDBI dan Pemko Bukittinggi,” ujar Dana yang diamini oleh semua pelatih.

Usai pengumuman pemenang dan penyerahan hadiah oleh panitia, Minggu (15/12) malam, para pendukung masing tim unit yang juara langsung menyerbu piala yang mereka peroleh sembari berphoto bersama. Suasa haru pun menyelimuti tengah lapangan, termasuk keharuan keluarga dan orang tua pemain yang turun hadir sejak awal perlombaan sampai final malam itu.

(Ophik)

0Shares