Maling Berkeliaran di Nagari Sungai Batang, Pagar Balairung Hingga Wastafel Raib

Sungaibatang, kaba12.com — Masyarakat Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam diresahkan oleh aksi pencurian. Sejumlah aset milik nagari maupun masyarakat hilang digondol maling.

Informasi maraknya aksi pencurian itu dibenarkan oleh Perangkat Nagari Sungai Batang, Yunita saat dikonfirmasi KABA12.com, Kamis (20/10).

Ia menyebut, baru-baru ini pagar balairung dan pagar lapangan Medan Nan Bapaneh yang berada di komplek kantor walinagari setempat hilang dicuri maling. Selain pagar, aset milik nagari berupa wastafel cuci tangan juga ikut raib.

Hilangnya sejumlah aset tersebut baru diketahui pada Selasa (18/10) kemarin.

“Kami baru tahu kalau 1 buah pagar besi di balairung dan 2 buah pagar besi lapangan Medan Nan Bapaneh itu hilang pada Selasa kemarin. Wastafel cuci tangan juga ikut hilang padahal posisinya terletak di belakang balairung,” kata Yunita.

Selain pagar balairung, pagar lapangan, dan wastafel yang hilang, aksi pencurian juga terjadi di SDN 06 Jorong Kubu, Nagari Sungai Batang. Sebanyak 3 buah pagar sekolah ikut digondol maling. Aksi pencurian ini diduga dilakukan lebih dari satu orang yang beraksi pada malam hari.

Ia menjelaskan, komplotan maling itu diduga merupakan spesialis pencuri besi. Sebab tak hanya pagar dan wastafel yang hilang, ventilasi mushala, hingga pagar besi kuburan juga dicuri maling.

Selain itu, masyarakat setempat juga mengaku mengalami kehilangan barang-barangnya yang berbahan besi. Mulai dari gerobak, sepeda, velg sepeda motor, kedudukan mesin jahit, kerangkeng anjing, hingga senapan.

“Aksi pencurian barang -barang milik warga itu terjadi sejak bulan Juli lalu,” ungkapnya.

Pemerintah nagari setempat bersama masyarakat telah melaporkan kasus pencurian ini ke pihak kepolisian. Berharap, kasus ini bisa segera diungkap, sehingga pelaku bisa dihukum sesuai undang -undang yang berlaku.

“Kami berharap kasus ini secepatnya diusut dan pelaku ditangkap agar kejadian ini tidak terulang kembali,” katanya.

Sementara itu, Kapolsek Tanjung Raya AKP Yudi Partanto mengaku telah menerima laporan dari masyarakat terkait kasus pencurian yang terjadi di Nagari Sungai Batang.

“Laporannya sudah kami terima pada Rabu (19/10) kemarin. Ada 4 laporan kehilangan yang diterima, yaitu kehilangan pagar balairung, pagar lapangan Medan Nan Bapaneh, ventilasi jendela mushala, dan pagar sekolah,” ujarnya kepada KABA12.com

Saat ini, pihaknya masih melakukan penyelidikan di TKP untuk mengumpulkan informasi, termasuk mencari orang-orang yang dicurigai sebagai pelaku pencurian.

“Kasusnya sedang dalam penyelidikan. Kami juga sudah cek ke tempat penjualan besi tua dan rongsokan di Lubukbasung, namun barang-barang yang hilang itu tidak ditemukan,” kata Yudi.

Pihaknya juga berkomitmen untuk mengungkap kasus pencurian itu.

“Prosesnya masih berlanjut, kami terus berupaya untuk mengungkap kasus pencurian yang meresahkan masyarakat Nagari Sungai Batang tersebut,” jelasnya.

(Bryan)

0Shares