Lonjakan Kasus Covid-19 di Agam, Petugas Labor Mulai Kewalahan

Lubukbasung, kaba12.com — Lonjakan kasus positif covid-19 di seluruh wilayah kabupaten Agam, menyusul pengembangan tracking-tracing yang dilakukan pasca penambahan warga yang terpapar positif virus corona, membuat droping specimen tes swab di seluruh wilayah kabupaten Agam semakin banyak.

Hal ini diduga membuat petugas labor cukup kewalahan menampung specimen tes swab dari seluruh Sumatera Barat, apalagi lonjakan kasus baru di Sumbar justru semakin mengganas, sementara di Sumbar, hanya 2 labor yang menangani pemeriksaan specimen covid-19 ,sehingga membuat petugas pemeriksa cukup kewalahan.

Kondisi itu diamini ketua harian gugus tugas percepatan penanganan covid-19 (GTP2 Covid-19) Agam M.Dt.Maruhun, yang menyebutkan, dampak lonjakan kasus itu, membuat terjadinya penambahan luar biasa pemeriksaan specimen tes swab dari seluruh wilayah Sumbar, termasuk di kabupaten Agam.

Disebutkan, dampak lonjakan itu, membuat durasi hasil pemeriksaan tes swab yang dilakukan bertambah 3-4 hari, “ kita maklumi hal itu, karena lonjakan yang sangat tinggi, membuat petugas pemeriksa di labor harus bekerja ekstra, kami berharap masyarakat bisa memaklumi hal itu, “sebut M.Dt.Maruhun.

Disebutkan ketua harian GTP2 Covid-19 Agam itu, mengingat kejadian lonjakan spesimen yang masuk Ke Labor Unand maupun Verteniaer Baso sangat tinggi, membuat para tenaga labor kewalahan dan harys bekerja ektra. Itupun saat ini sudah memakan waktu tunggu sampai 3 atau 4 hari, “kita harus bersabar walaupun setelah di swab sangat banyak diantara warga kita yang masih berkeliaran, “ sebutnya.

Dijelaskan, keterlambatan hasil tersebut murni karena daya tampung Labor Unand yang sudah over capacity, “ kami berharap, hal itu tidak mengurangi itensitas kita dalam penanganan dan antisipasi penyebaran covid-19, termasuk para tenaga kesehatan, “ ulas M.Dt.Maruhun.

Disisi lain, pihaknya berharap, masyarakat dan seluruh pihak yang sudah menjalani tes swab, untuk menahan diri dan bersabar, dengan melakukan isolasi mandiri sampai hasil pemeriksaan labor keluar, “ semoga tidak ada yang luar biasa, semoga tidak ada penambahan kasus baru di kabupaten Agam, “harap M.Dt.Maruhun, Sekab.Agam itu lagi.

HARMEN

0Shares