Palupuah, kaba12 — Dampak curah hujan tinggi kembali memicu dampak di kabupaten Agam.
Kali ini, dampak hujan lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Agam beberapa waktu belakangan menyebabkan longsor di ruas jalan di Jorong Muaro , Nagari Koto Rantang, kecamatan Palupuah, Minggu, (10/12) pagi.
Longsor dengan volume yang cukup besar itu menutup badan jalan lintas Sumatra jalur Sumbar- Medan di dekat mesjid Mukhlisin itu lumpuh, membuat akses jalan sehingga kendaraan sama sekali tidak bisa melewati ruas jalan tersebut.
Musibah longsor itu dibenarkan Bambang Warsito, kepala BPBD Agam yang menyebutkan akses jalan itu lumpuh total.
Disebutkan Bambang, untuk mengatasi dampak longsor tersebut, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak DPUTR Sumbar untuk segera menurunkan alat berat untuk membersihkan material longsor yang menutupi badan jalan.

” Kita berupaya maksimal, agar ruas jalan itu bisa segera dibersihkan dengan buldozer sehingga akses jalan bisa segera dilalui kendaraan, ” sebut Bambang Warsito.
Dampak hujan lebat beberapa hari terakhir memicu serangkaian musibah longsor di berbagai wilayah Kabupaten Agam, yang terparah banjir bandang di Sungai Rangeh, Nagari Bayua yang menyebabkan banyak rumah warga hancur dan 199 warga harus diungsikan.
(HARMEN)