Tanjung Raya, KABA12.com — Pemerintah Kabupaten Agam menggelar Festival Pesona Danau Maninjau, untuk melestarikan seni dan budaya Minangkabau dan meningkatkan kunjungan wisatawan, serta salah bentuk program Save Maninjau.
Pembukaan Festival Pesona Danau Maninjau itu ditandai dengan pemukulan Tansa oleh Wakil Bupati Agam, Trinda Farhan Satria Dt. Tumangguang Putiah didampingi Forkopimda Agam, Kepala Disparpora Agam dan Camat Tanjung Raya, di Objek Wisata Muko-Muko, Sabtu (15/12).
Kepala Disparpora Agam, Ir. Erniwati, MSP mengatakan, Festival Pesona Danau Maninjau akan berlangsung selama dua hari, Sabtu (15/120) dan Minggu (16/12). Dimana pada festival tersebut digelar empat perlombaan yakni, lomba tambua tansa, tambua pupuik batang padi, dayung atau perahu naga dan asmaul husna.
“Untuk lomba tambua tansa diikuti sebanyak 38 grup, tambua pupuik batang padi diikuti 15 grup, asmaul husna diikuti 48 grup dan lomba dayung atau perahu naga diikuti 12 grup,”ujarnya.
Wakil Bupati Agam, Trinda Farhan Satria, mengatakan, Festival Pesona Danau Maninjau ini bertujuan untuk melestarikan seni dan budaya Minangkabau dan untuk menumbu kembangkan minat dan bakat generasi muda terhadap kesenian. “Selain itu, kegiatan ini juga salah bentuk program Save Maninjau,” ujarnya.

Wabup mengharapkan tahun depan kegiatan ini tetap digelar seiring dengan peresmian Objek Wisata Linggai, minimal tingkat Sumatera Barat sebagai bentuk mempromosikan wisata baru pada publik.
“Tahun ini baru mengakomodir empat kegiatan, semoga 2020 kita bisa melaksanakan iven yang lebih besar, beragam dan mendunia,” ujarnya.
Untuk iven pada 2020, wabup sudah menggelar pertemuan bersama kepala OPD terkait dan kegiatannya telah dioptimalkan mulai dari udara dengan paralayangnya, danau dengan dayungnya dan darat bisa saja bentuk fun bike, marathon geopark dan sebagainya.
(Ardi)
