Lubukbasung, kaba12.com — Menyusul tingginya kasus kecelakaan di kawasan simpang 4 Surau Kariang, Padang Baru, Lubuk –basung beberapa waktu belakangan, warga setempat meminta Pemkab.Agam untuk segera memasang traffic light di persimpangan jalan yang makin padat aktivitas itu.
Pemasangan lampu pengatur lalulintas itu menjadi kebutuhan mendesak warga, pasalnya beberapa waktu belakangan, angka kecelakaan sudah semakin tinggi, bahkan Jumat pekan lalu, terjadi kecelakaan yang menyebabkan 1 orang warga meninggal, karena tidak adanya rambu-rambu peringatan dan traffic light di Simpang 4 tersebut.
Seperti disebutkan Pak Etek St.Rajo Ameh, tokoh masyarakat Surau Kariang yang menyebutkan, kawasan Simpang 4 Surau Kariang sudah harus menjadi perhatian serius pemerintah, pasalnya selain semakin padatnya aktivitas masyarakat di kawasan itu, juga intensitas kendaraan yang menggunakan jalur itu sudah semakin padat.
Ditambahkan St.Rajo Ameh, minimal saat ini, untuk mengantisipasi dan menekan angka kecelakan di persimpangan tersebut, Pemkab.Agam melalui Dishub Agam bisa memasang rambu – rambu lalulintas, tanda peringatan, termasuk membangun portal kejut di empat sisi jalan utama tersebut, sehingga para penggendara bisa secara spontan mengurangi laju kendaraannya.
“ Saat ini, tidak ada tanda peringatan apalagi rambu-rambu, banyak yang tidak menyangka, ada perempatan di kawasan itu, dan intensitas kendaraan di ruas jalan itu sudah semakin tinggi. Kami berharap, hal ini bisa menjadi perhatian serius Pemkab.Agam, untuk mengantisipasi kembali jatuhnya korban, “ ungkapnya berharap.

Sebelumnya, pasca kecelakaan maut yang menewaskan Rizky Gusti, siswa kelas 8 SMP IT Raudah Lubukbasung, Kasat.Lantas Polres Agam Iptu.Apriman Sural kepada Pers, juga menyebutkan, pentingnya penambahan pemasangan rambu-rambu peringatan, termasuk pemasangan traffic light di Simpang Surau Kariang dan beberapa lokasi lain, mengingat cukup banyaknya kawasan yang berpotensi memicu kecelakaan.
HARMEN
