Lubukbasung, kaba12.com — Kabar duka kembali selimuti kabupaten Agam, menyusul meninggalnya 1 lagi warga Agam akibat keganasan virus corona, Minggu,(16/8) sore tadi. Informasi yang dilansir kaba12.com dari update Humas Pemprov.Sumbar, tercatat sudah 2 warga kabupaten Agam yang meninggal dunia, sebelumnya 1 warga dari IV Angkek, hakim di Pengadilan Agam Kota Bukittinggi, Jumat lalu.
Sementara, jumlah kasus positif covid-19 di kabupaten Agam versi data Humas Pemprov Sumbar tercatat sebanyak 58 kasus, dengan rincian 2 orang meninggal dunia (3,4 persen), sembuh 31 orang (53,4 persen), dan 25 orang masih menjalani perawatan-isolasi di beberapa rumah sakit.
Data ini berbeda dibanding data yang dirangkum gugus tugas percepatan penanganan covid-19 ( GTP2 Covid-19) Agam, dengan total warga positif covid-19 mencapai 54 orang, dengan rincian 2 orang meninggal dunia, sembuh 30 orang dan masih menjadi perawatan-isolasi 22 orang.
Informasi yang dihimpun kaba12.com Minggu,(16/8) hari ini, di kabupaten Agam terjadi penambahan 2 kasus positif covid-19, dari kecamatan Banuhampu, masing-masing 1 wanita,(61), warga Banuhampu, status ibu rumah tangga, yang diduga terpapar dari riwayat pengobatan di rumah sakit.
Kemudian, 1 wanita lagi,(38), warga Padanglua, Banuhampu, yang merupakan tenaga kesehatan diduga terinfeksi covid-19 karena interaksi dengan kasus konfirmasi, yang saat ini menjalani perawatan di RSAM Bukittinggi.
Meninggalnya 1 warga Banuhampu akibat virus corona itu, dibenarkan Afdhal, camat Banuhampu yang dihubungi kaba12.com. Jenazah IRT tersebut, dimakamkan di pandam pekuburan keluarga di Padang Pariaman, kampung keluarga yang bersangkutan dengan penerapan protokol covid-19.

“ Beliau dimakamkan di kampung halaman beliau, sesuai kesepakatan keluarga, Minggu,(16/8) dengan penerapan protokol covid-19. Kami, atas nama pemerintah kecamatan dan masyarakat Banuhampu, ikut belasungkawa, “ ungkap Afdal.
Sementara informasi yang diperoleh kaba12.com, di kabupaten Agam sendiri dalam 3 pekan terakhir terjadi trend peningkatan jumlah warga terpapar covid-19, bahkan yang memprihatinkan sudah 2 warga yang meninggal akibat virus corona yang vaksinnya masih dalam proses pengujian tersebut.
HARMEN
