Lagi 1 Korban Ditemukan, Korban Meninggal di Agam Bertambah Jadi 21 Orang

Lubukbasung,kaba12 — Jumlah korban meninggal akibat terjangan banjir lahar hujan Gunung Marapi di Kabupaten Agam terus bertambah. Selasa, (14/5) pagi sekitar pukul 10.10 WIB, tim SAR Gabungan berhasil menemukan 1 korban meninggal di belakang Mesjid Jami’ Galuang, Jorong Galuang, Nagari Sungaipua, Kecamatan Sungaipua.

Informasi yang diperoleh kaba12, dari tim gabungan di lapangan korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa itu, berjenis kelamin laki-laki atas nama Amri Koto, (60) warga Jorong Galuang, Nagari Sungaipua, yang ditemukan tersangkut di kayu dan batu di belakang mesjid tersebut.

Penemuan 1 korban warga yang meninggal itu menambah deretan jumlah korban meninggal akibat bencana dahsyat banjir lahar hujan Gunung Marapi yang terjadi Sabtu, (11/5) lalu, menjadi 21 orang dan 2 orang masih dinyatakan hilang.

Data ini disebutkan tim penanganan dampak bencana kabupaten Agam masih akan terus bertambah, mengingat masih ada warga yang dinyatakan hilang dan hingga saat ini masih dalam proses pencarian, “ data terkait korban masih bersifat sementara, karena tim SAR Gabungan masih melakukan pencarian di berbagai titik fokus baik di Sungaipua maupun di Canduang, “ sebut Budi Perwira Negara, Kalak BPBD Agam kepada kaba12.

Sementara data sementara yang berhasil dihimpun kaba12 dari berbagai sumber, khusus korban meninggal dampak bencana banjir bandang laha hujan Gunung Marapi yang melanda 4 daerah di Sumbar hingga Selasa siang tercatat sebanyak 48 orang, masing-masing di Kabupaten Agam 21 orang meninggal, Kabupaten Tanah Datar 23 orang, Kabupaten Padang Pariaman 2 orang dan Kota Padang Panjang 2 orang.

(HARMEN)

0Shares