Oleh : Edy Utama
PasEFest-2022.-
Pasaman kembali melaunching sebuah event budaya dan pariwisata baru, yaitu Pasaman Equator Festival (PasEFest), dengan mengusung tema “Merayakan Keragaman Budaya di Khatulistiwa”.
Festival yang digelar 16-19 Juni 2022 mendatang, sekaligus merupakan perayaan deklarasi “Pasaman: Land of the Equator” oleh anak nagari Pasaman. Deklarasi ini merupakan penegasan kembali bahwa Kabupaten Pasaman adalah ranah khatulistiwa, dengan segala keunikan alam dan budayanya.
“Pasaman: Land of the Equator” dideklarasikan oleh Bupati Pasaman H. Benny Utama, yang ditandai dengan penandatanganan prasasti. Selain itu, seluruh Walinagari Pasaman, Ketua KAN, Ketua Bamus, Bundo Kanduang, wakil pelajar dan wakil anak nagari di kampung dan di rantau, juga akan menandatangani piagam deklarasi “Pasaman: Land of the Equator”.
Untuk perayaan deklarasi, telah disiapkan prosesi penyambutan tamu undangan dengan silek galombang massal (PS. Benteng Murni), serta sebuah pertunjukan musikal oleh 50 orang santri dari Pondok Pesantren Syeikh Ibrahim Kumpulan. Pertunjukan musikal yang berjudul “Pasaman Bersyukur”, dilatih oleh musisi dari ISI Padang Panjang, Muhammad Halim (penata musik) dan Febrianti Cuba (penata gerak).
Seluruh rangkaian deklarasi ini dilaksanakan di Taman Museum Imam Bonjol, pada hari Kamis, 16 Juni 2022 pukul 09.30-13.00 WIB.
Selain di Taman Museum Tuanku Imam Bonjol, Pasaman Equator Festival juga akan diselenggarakan di Nagari Simpang, Kecamatan Sempati tanggal 17 Juni, Nagari Jambak, Kecamatan Lubuk Sikaping tanggal 18 Juni dan Nagari Lubuak Gadang, Kecamatan Mapat Tunggul tanggal 19 Juni.
Seluruh rangkaian kegiatan Pasaman Equator Festival, merupakan upaya mewujudkan komitmen Bupati Pasaman H. Benny Utama dan Wakil Bupati Sabar AS, untuk menjadikan “Pasaman Yang Lebih Baik dan Bermartabat”, melalui program perioritas “Pasaman Berbudaya” dan Pasaman Tujuan Wisata”. Salam Kurator.
(Edy Utama)
