KPU Agam Tetapkan DPSHP Pemilu Sebanyak 389.511 Pemilih

Lubukbasung, KABA12 — KPU Kabupaten Agam menetapkan daftar pemilih sementara hasil perbaikan (DPSHP) tingkat kabupaten sebanyak 389.551 pemilih untuk Pemilu 2024.

Penetapan itu dilakukan pada pelaksanaan rapat pleno rekapitulasi terbuka dan penetapan DPSHP untuk Pemilu 2024 di aula Dinas Kesehatan Kabupaten Agam, Kamis (11/5) kemarin.

Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Agam, Ismul Hamdi didampingi Kasubag Data dan Informasi, Defrizal mengatakan, jumlah pemilih DPSHP di Agam yang ditetapkan saat pleno kemarin tercatat sebanyak 389.551 pemilih. Jumlah itu, lanjutnya, terdiri dari pemilih laki-laki sebanyak 194.022 orang, dan perempuan sebanyak 195.489 orang.

“Totalnya ada 389.551 pemilih di Kabupaten Agam yang ditetapkan saat pleno DPSHP kemarin. Jumlah tersebut didapat dari hasil rekapitulasi di 16 kecamatan dan 92 nagari, serta 1.721 TPS,” katanya, Jum’at (12/5).

Ia mengakui, jumlah pemilih DPSHP mengalami pengurangan sebanyak 2.354 dari hasil pleno DPS yang sebelumnya ditetapkan sebanyak 391.865 pemilih.

“Berdasarkan hasil perbaikan ternyata ada pengurangan jumlah pemilih sebanyak 2.354 karena beberapa faktor, sehingga yang ditetapkan saat pleno DPSHP kemarin sebanyak 389.551,” jelasnya.

Ia menambahkan, setelah penetapan DPSHP, KPU Agam kembali meminta masukan dan saran dari masyarakat sebelum ditetapkan menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT).

“Selanjutnya kita akan minta tanggapan dari masyarakat terkait hasil DPSHP yang sudah ditetapkan,” sebutnya.

Bupati Agam diwakili Kepala Badan Kesbangpol, Budi Prawira Negara saat pembukaan rapat pleno kemarin mengatakan, bahwa diperlukan ketelitian dalam menetapkan data pemilih. Selain itu pergeseran data juga dipengaruhi angka kematian, sehingga perlu diperhatikan.

“Kami sangat mengapresiasi kerja keras KPU dalam mendapatkan validitas data pemilih. Ini sangat penting, dan terus sosialisasikan agar masyarakat tahu jika tahapan pemilu itu sudah dilakukan dengan sangat cermat agar tidak menimbulkan hoax,” jelasnya.

(Bryan)

0Shares