Lubukbasung, kaba12.com — Jajaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) Agam dan Pemerintah Kabupaten Agam ungkap duka mendalam menyusul berpulangnya ketua KPPS 13 Nagari Lambah, kecamatan Ampek Angkek yang berjuang maksimal menyelesaikan tugas-tugas sebagai pejuang demokrasi pemilu.
Proses pemilu yang panjang dan cukup berat saat ini, menyebabkan banyak petugas KPPS dan TPS yang jatuh sakit. Bahkan ketua KPPS 13 Nagari Lambah, Ampek Angkek meninggal dunia setelah mendapat perawatan medis, diduga akibat kelelahan.
Ungkapan duka dari KPU Agam dan Pemkab Agam itu, disampaikan dalam rapat pleno rekapitulasi suara pemilu serentak tingkat kabupaten Agam di aula utama kantor bupati Agam, Kamis,(2/5).
Seperti disampaikan ketua KPU Agam Riko Antoni, yang secara khusus mengungkap belasungkawa yang dalam atas berpulangnya Ketua KPPS 13 Nagari Lambah Kecamatan Ampek Angkek, saat proses rekapitulasi suara berlangsung,” kepada para pejuang anggota KPPS yang saat ini masih sakit semoga lekas sembuh,” harapnya.
Ungkapan duka serupa disampaikan Sekab Agam H.Martiaswanto Dt.Maruhun, yang menyebutkan beragam kejadian menimpa pihak penyelenggara pemilu serentak di Indonesia, termasuk Ketua KPPS 13 Nagari Lambah yang gugur dalam masa penghitungan suara.
Martiaswanto Dt.Maruhun menyebutkan, atas nama pemerintah daerah, pihaknya mengungkap duka mendalam, dan musibah itu menjadi catatan penting dalam proses perjuangan demokrasi secara nasional, “ kita ungkap salut dan bangga, kita kirim doa untuk beliau, semoga beliau Husnul Khatimah, “ sebut Sekab. Agam sampai mengajak seluruh peserta pleno tafakur sejenak.
HARMEN
