Korban Longsor di Tanjung Sani Butuh Bantuan Pakaian

Tanjung Sani, KABA12 — Ratusan masyarakat Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam yang terdampak bencana longsor membutuhkan bantuan pakaian layak pakai.

Walinagari Tanjung Sani, Mukhsin mengatakan, saat ini warganya yang menjadi korban longsor membutuhkan pakaian saat kejadian tidak ada barang -barang yang terselamatkan.

“Yang dibutuhkan oleh korban longsor adalah bantuan pakaian dan logistik makanan yang cukup,” kata Mukhsin kepada wartawan, Senin (17/7)

Selain pakaian dan logistik, ia menyebut bahwa kebutuhan lain untuk bayi, anak-anak, ibu hamil dan menyusui juga sangat dibutuhkan saat ini.

“Kita berharap bantuan tersebut bisa segera disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan,”, ujarnya.

Ia mengatakan, bencana longsor yang terjadi pada Kamis (13/7) malam itu menyebabkan puluhan rumah warga Nagari Tanjung Sani mengalami rusak ringan, sedang, dan rusak berat. Bahkan sebanyak 7 wilayah jorong yang ada di Nagari Tanjung Sani ikut terdampak, dan memutuskan akses jalan.

“Akses jalan putus total karena volume material longsor menimbun badan jalan dengan ketinggian di atas 1 meter,” sebutnya.

Mantan Anggota DPRD Kota Bukittinggi itu menambahkan, bencana longsor terparah terjadi di Jorong Pantas bahkan memakan 2 orang korban jiwa.

“Korban jiwa ada 2 orang di Jorong Pantas. Korban merupakan pasangan suami istri yang tidak sempat melarikan diri saat bencana terjadi,” ungkapnya.

Saat ini, kedua korban tersebut sudah ditemukan dan dimakamkan di pemakaman keluarga.

“Korban pertama ditemukan pada Jum’at pagi, sedangkan korban kedua ditemukan di bawah sering bed pada Sabtu siang,” sebutnya.

Sementara itu, Camat Tanjung Raya Roza Syafdefianti menyebutkan, saat ini 3 unit alat berat dikerahkan ke Tanjung Sani untuk membuka akses jalan lingkar Danau Maninjau yang masih tertutup material longsor.

Ketiga alat berat itu, yakni 2 excavator milik BWS Sumatera V dan 1 loader milik Pemkab Agam.

“Alat berat sedang bekerja untuk membersihkan material longsor di Nagari Tanjung Sani. Prioritas utama kita saat ini adalah membuka akses jalan yang tertimbun longsor. Mudah -mudahan bisa segera teratasi,” jelasnya.

(Bryan)

0Shares