Kolaborasi Tokoh Adat – Pemerintah Dalam Muatan Lokal, Sukses Tanamkan ABS-SBK Pelajar

Bukittinggi, KABA12.com — Pemerintah Kota Bukittinggi sejak tahun 2022 lalu, telah mulai menerapkan muatan lokal bagi pelajar SD dan SMP negeri. Salah satu muatan lokal yang diterapkan, Budaya Adat Minangkabau (BAM).

Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar, menyampaikan, penerapan lima muatan lokal itu, BAM, Aqidah Akhlaq, Fiqih, Bahasa Arab dan Sejarah Islam. Kelima muatan lokal itu diberikan untuk membekali generasi muda Bukittinggi dengan kekuatan iman yang dibalut dengan adat budaya Minangkabau yang sejalan dengan Islam.

“Alhamdulillah ini perlahan kita terapkan pada pelajar SD dan SMP negeri se Kota Bukittinggi. Para pelajar kita diberikan tambahan untuk mengisi dada dan pikiran mereka dengan agama, adat dan budaya. Sehingga karakter mereka terbentuk dan menjadi generasi yang siap menghadapi masa depan, menjadi pemimpin yang kuat dan terlindungi dari efek negatif perkembangan zaman,” ungkap Erman Safar, Selasa (21/02).

Khusus untuk BAM, Pemerintah Kota Bukittinggi berkolaborasi dengan Niniak Mamak, Tokoh Adat dan Bundo Kanduang. 33 orang dari tokoh adat di Bukittinggi, menjadi guru tamu untuk mengajarkan BAM di seluruh SD dan SMP negeri.

“Hasil mulai terlihat, anak anak sekarang sudah mulai mempraktekkan budaya Minang. Kami pemerintah bangga dengan kolaborasi Tokoh Adat dengan Pemerintah. Terima kasih pada Niniak Mamak dan Bundo Kanduang atas kontribusinya mendidik generasi muda Bukittinggi ini,” tegasnya.

(Harmen/*)

0Shares