Tiku, kaba12 — Tim SAR Gabungan BPBD Agam bersama TNI AL dan Pol Air Polres Agam berhasil menemukan posisi KM. Bahari Mandiri, sekitar 12 mil ditengah laut.
Posisi kapal yang terapung-apung ditengah laut dengan kondisi mesin kapal yang mati, dan tidak bisa beroperasi sehingga ABK tidak bisa bergerak sejak Senin tadi malam.
Direncanakan, KM BAHARI MANDIRI yang mengalami kerusakan mesin tersebut, akan ditarik ke bibir pantai Tiku, kecamatan Tanjung Mutiara menggunakan kapal penyelamat untuk diperbaiki karena posisi kapal sekitar 3 mil dari bibir pantai Tiku.

Berhasil ditemukannya KM Bahari Mandiri itu dibenarkan Bambang Warsito, kepala BPBD Agam yang memimpin operasi pencarian terhadap kapal yang terapung-apung di laut lepas pasca kerusakan mesin yang dialami.
” Alhamdulillah, posisi kapal sudah ditemukan, seluruh ABK berada dalam kondisi sehat, ” sebut Bambang Warsito.

Disebutkan, tim evakuasi yang berhasil menemukan kapal yang rusak tersebut dan direncakan akan ditarik ke tepi pantai, ” saat ini proses penarikan sedang dipersiapkan tim, dibantu nelayan setempat, ” sebut Bambang Warsito lagi.

Sebelum ditemukan KM. Bahari Mandiri sempat terombang ambing di antara wilayah perairan laut Air Bangih, Pasaman-Tiku, Tanjung Mutiara, kabupaten Agam.
RIB Pasaman dari Ranah Bantahan Mandailing Natal, Sumatra Utara tengah menuju ke lokasi untuk memberi bantuan dan mengevakuasi para ABK bersama tim SAR Gabungan BPBD Agam.
HARMEN
