KKKS ABTB Gelar Lomba Permainan Tradisional Hari Guru ke 74

Bukittinggi, KABA12.com — Seluruh SD di Kota Bukittinggi melaksanakan berbagai kegiatan dalam rangka peringatan Hari Guru ke 74.

Salah satunya, Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) kecamatan ABTB. Ratusan guru di ABTB mengikuti kegiatan tradisional dalam rangka memperingati Hari Guru ke 74, di SDN 10 Sapiran, Sabtu (30/11).

Ketua panitia, Supriati, menjelaskan, kegiatan tradisional ini dilaksanakan dalam rangka hari guru ke 74 tahun 2019. Ada 14 sekolah negeri dan swasta yang ikut serta dalam kegiatan keakraban yang dilaksanakan sejak tanggal 25 November lalu.

“Pada tanggal 25 November dilaksanakan upacara di sekolah masing-masing, dimana, guru menjadi pelaksana upacara itu. Tanggal 29 November, lomba mewarnai tingakt SD se kecamatan ABTB, jumlah 1500 peserta. Dan pada hari ini, senam masaal, lomba pacu karung, lomba membawa air dengan sapu tangan, lomba main halang rintang dan lomba paralon,” jelas Supriati yang juga Kepala SD 03 Pakan Labuah itu.

Supriati menambahkan, kegiatan ini mengangkat tema “Peran Strategis Guru Dalam Mewujudkan SDM Indonesia Unggul”. Tujuannya, bagaimana meningkatkan silaturrahmi, kerjasama, kekompakan dan keakraban guru.

“Mewujudkan SDM Indonesia unggul, tentu butuh peran aktif dari para guru. Hal itu butuh kerjasama dan kekompakan setiap guru. Salah satu upaya melatih kerjasama itu, dengan permainan keakraban ini,” ujarnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Bukittinggi, Nofrizal Usra, selaku Ketua PGRI Bukittinggi, mengapresiasi kegiatan permainan tradisional yang dilaksanakan KKKS ABTB ini. Karena memang hal ini patut kembali diapungkan untuk menetralisir perkembangan teknologi.

“Dengan adanya permainan ini, tentunya ada keakraban antar guru. Kebersamaan dapat lahir dari kegiatan ini. Sehingga persoalan yang muncul di tengah dunia pendidikan pun dapat diselesaikan secara bersama,” ungkapnya.

Nofrizal Usra, melanjutkan, tahun ini peringatan hari guru diadakan per kecamatan.

“Alhamdulillah kegiatan ini terlaksana sesuai dengan program pemerintah. Kedepan para kepala sekolah dan guru diharapan dapat memacu diri untuk terus berinovasi dalam konteks membimbing siswa. Sehingga kedepan, kualitas pendidikan di Bukitinggi dapat semakin maju, yang dapat dilihat dari output sekolah yang menghasilkan generasi handal,” ujarnya.

Saat ditanya terkait kesejahteraan guru, Nofrizal Usra menegaskan, bahwa hal tersebut tetap menjadi salah satu prioritas. “Kesejahteraan guru tetap menjadi sasaran perjuangan PGRI,” tutupnya.
(Ophik)

0Shares