Tanahdatar, KABA12.com — Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kabupaten Tanahdatar ke-40 berlangsung meriah, Senin, (2/7).
Ajang memahami dan menghayati kandungan ayat suci Alqur’an dengan berbagai cabang perlombaan itu dilaksanakan di Kecamatan Lintaubuo selama lima hari tanggal 2 -6 Juli 2018.
Sebelum acara pembukaan di mimbar utama secara resmi Wakil Bupati Tanahdatar melepas pawai kafilah dan official dari 14 kecamatan di Lapangan Simpang Taluak Nagari Tigo Jangko.
Saat pelepasan pawai ini, Wakil Bupati Zuldafri Darma sekaligus ketua LPTQ Tanahdatar tersebut memberi apresiasi pada seluruh panitia dan peserta MTQ, karena atas upaya bersama, sehingga misi Kabupaten Tanahdatar menjadi kabupaten tahfidz dan madani akan dapat diwujudkan.
“MTQ selain sudah menjadi agenda rutin daerah, juga sebagai upaya dan langkah kita untuk melahirkan hafidz dan hafidzah di Luhak Nan Tuo”, ucapnya.
Wabup berharap, ajang MTQ ini dapat meningkatkan amal ibadah kita kepada Allah.SWT.
“Selain itu kemajuan kita saat ini dari tahun-tahun sebelumnya yaitu sistim MTQ saat ini sudah memakai teknologi, atau MTQ elektronik, jadi usai tampil kafilah nilainya langsung keluar, dan kafilah pun asli putra kecamatan masing-masing, sehingga nanti kita dapat melahirkan kafilah-kafilah yang akan membawa harum nama daerah,” ucap Zuldafri.
Wabup berharap, saat berkompetisi, lakukan secara sehat, karena semua bersaudara, jadi lawan bukanlah musuh, karena seluruh peserta adalah pilihan di kecamatan masing-masing
Sebelumnya Camat Lintaubuo Zulkifli Idris melaporkan, MTQ ke-40 Tingkat Kabupaten yang digelar mengangkat tema, “Dengan semangat Qur’ani kita satukan tekad membangun Tanahdatar yang madani”.
” Jumlah peserta yang mengikuti MTQ N tahun ini sebanyak 600 orang lebih,” sebut Zulkifli.
Usai melepas pawai kafilah dan official ini, Wabup Zuldafri Darma, yang didampingi Kabag Kesra Afrizon, Camat Lintaubuo Zulkifli Idris, Ketua GOW Tanahdatar Retri Zuldafri Darma, Forkopimda dan tokoh masyarakat ini pun turut berjalan kaki mengiringi rombongan pawai hingga ke mimbar utama di lapangan Landbow Tigojangko Lintaubuo.
(Jaswit)
