Koto Gadang, KABA12 — Kerusakan Jembatan Kurambik di Nagari Koto Gadang VI Koto, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam kian memprihatinkan. Kondisi ini diperparah dengan bertambahnya retakan pada badan jalan sebelah kiri akibat tingginya volume kendaraan yang melintas.
Pantauan KABA12 dilokasi, Rabu (10/5), kerusakan jembatan tersebut sudah semakin parah dengan kondisi retak sepanjang 4 meter. Sehingga berpotensi ambruk jika tidak segera ditangani.
Sedangkan pada bagian jembatan darurat sebelah kanan banyak menyebabkan kendaraan roda empat tersangkut karena bagian oprit (sambungan) jembatan tidak rata.
Para pengendara yang melintas mengeluhkan kondisi Jembatan Kurambik yang sudah lama rusak dan membahayakan pengguna jalan.

“Sekarang kondisinya sudah sangat parah karena ada retakan di badan jalan jembatan sehingga berbahaya saat dilewati kendaraan,” ungkap Candra, salah seorang pengendara kepada KABA12.
Sementara itu, Kapolsek Tanjung Raya Iptu Muzakar saat dikonfirmasi membenarkan bahwa jembatan penghubung ruas jalan Lubukbasung – Padang Lua itu kondisinya semakin memprihatinkan.
Kendati begitu pihaknya menghimbau para pengendara untuk ekstra waspada dan berhati-hati saat melewati Jembatan Kurambik tersebut.
“Dihimbau kepada seluruh pengendara untuk berhati-hati saat melewati Jembatan Kurambik karena kerusakannya sudah sangat parah,” kata Iptu Muzakar.
Disampaikan bahwa pihaknya telah mendapat surat pemberitahuan dari dinas terkait sehubungan dengan akan dimulainya pengerjaan pembangunan jembatan baru.
“Kita sudah menerima surat pemberitahuan dari dinas terkait di provinsi bahwasanya pembangunan Jembatan Kurambik akan segera dikerjakan oleh kontraktor,” sebutnya.
Namun pihaknya belum bisa memastikan kapan dimulainya pengerjaan pembangunan jembatan tersebut.
“Untuk jadwal pengerjaanya kita belum tau, informasinya dalam waktu dekat ini,” jelasnya.
Dilansir dari laman resmi LPSE Provinsi Sumatera Barat bahwasanya pengerjaan penggantian Jembatan Kurambik (P.025) menggunakan dana APBD provinsi dengan pagu paket Rp 2.100.000.000.
Saat ini tender sudah selesai dilakukan dan dimenangkan oleh kontraktor CV Era Dwi Gemilang dengan harga penawaran senilai Rp 1.803.127.076,03.
(Bryan)
