Maninjau, kaba12.com — Festival 11 Rajo yang digagas camat dan wali nagari di kecamatan Tanjung Raya menjadi salah satu langkah strategis elemen terkait di wilayah itu untuk menghidupkan kembali berbagai potensi wisata dan budaya yang ada di seluruh nagari.
Direncanakan, festival 11 Rajo tersebut, akan kembali mendorong pengembangan potensi wisata yang ada di wilayah kecamatan Tanjung Raya, sekaligus untuk mendorong terpromosi-kannya berbagai destinasi wisata baru di seluruh wilayah kecamatan Tanjung Mutiara yang ternyata sangat beragam dan luar biasa.
Hal itu disebutkan Handria Asmi, camat Tanjung Raya menjawab kaba12.com, disela persiapan festival 11 Rajo yang dijadualkan digelar pertengahan Agustus bulan depan.
Disebutkan, pihaknya sudah bersepakat dengan seluruh wali nagari dan jajaran pemerintahan nagari termasuk unsur terkait, tokoh masyarakat dan perantau untuk mencoba membuat terobosan tersendiri yang intinya untuk memperkokoh kebersamaan ditengah masyarakat.
Festival 11 Rajo yang digelar, diharapkan menjadi salah satu moment penting, yang berfungsi multi effect untuk seluruh lini, tidak hanya sebagai bagian dari komitmen kebersamaan dan silaturrahmi, tapi juga mendorong munculnya seluruh potensi yang ada di nagari, baika potensi wisata, seni-budaya, kuliner, dan potensi lain, yang bermuara pada upaya mendorong kunjungan wisatawan ke wilayah Tanjung Raya yang secara otomatis akan berdampak pada kesejahteraan masyarakat.
“ Banyak sebetulanya destinasi wisata baru di berbagai nagari di Tanjung Raya, bahkan kami sendiri tercengang, dan potensi wisata itu sangat menjanjikan jika digarap maksimal, “ sebutnya.
Diyakinkan, festival 11 Rajo itu, sebagai tahapan pembuka pengembangan potensi yang sangat beragam di wilayah Tanjung Raya tersebut, yang diyakini akan berimbas luar biasa peningkatan kesejahteraan masyarakat, “ kami optimis akan hal itu, “ sebut Handria Asmi lagi.
(Ardi)
