Keluarga Korban Tunggu Hasil Identifikasi, Nurhaliza : Kami Akan Sabar Menunggu

Lubukbasung,kaba12 — Keluarga korban terdampak bencana banjir bandang di Salareh Aia, Palembayan, Kamis, (27/11/2025) masih menunggu hasil pemeriksaan DNA dalam proses identifikasi para korban yang ditemukan meninggal namun tidak memiliki identitasnya.

Keluarga para korban berharap, dari total 43 korban meninggal yang sudah dikuburkan di dua lokasi masing-masing 17 jenazah di TPU Bungus,Padang dan 26 jenazah ( termasuk potongan tubuh) dikebumikan di TPU Pemkab.Agam di Kampuang Baru, Sungai Jariang. Dari total 43 jenazah tersebut, baru 13 yang terindentifikasi ( rekap data kaba12-red).

Seperti harapan Nurhaliza, keluarga Marsoni ( etek Nurhaliza), yang dinyatakan hilang saat terjangan banjir bandang di Salareh Aia, Palembayan, 27 November 2025 lalu, yang hingga kini masih belum ditemukan.

Nurhaliza yang berharap, kalau pun sudah dinyatakan meninggal, pihak keluarga bisa menemukan sosok Etek -nya tersebut, dan diketahui makamnya, “kami sekeluarga sebetulnya sudah sangat ikhlas, namun kami berharap, Etek kami bisa ditemukan, apapun kondisinya, “ulasnya pelan.

Bahkan, Nurhaliza gigih bertanya tentang perkembangan hasil pemeriksaan dan identifikasi yang dilakukan pihak Polda Sumbar melalui tim DVI , ke pihak RSUD Lubukbasung, maupun ke media kaba12, “kami sekeluarga sangat berharap, kalaupun sudah meninggal jenazahnya bisa ditemukan dan teridentifikasi, sehingga kami bisa mengetahui makamnya dimana, “ ungkap mengulang.

Sementara terkait dengan hasil pemeriksaan sampel DNA yang dilakukan tim DVI Polda Sumbar dan Mabes Polri untuk jenazah para korban terdampak bencana banjir bandang di Salareh Aia Palembayan, yang sejak awal tidak memiliki identitas dan tidak teridentifikasi dengan perangkat yang ada, termasuk perangkat Adminduk Disdukcapil Agam, dr.Syahroni, coordinator forensic RSUD Lubukbasung menyebutkan, pihaknya masih menunggu perkembangan dari pihak terkait di kepolisian.

Dijelaskan,sebelumnya dari hasil pemeriksaan dan identifikasi forensic yang dilakukan, 5 korban sudah diketahui identitasnya dan sudah diinformasikan pada keluarga yang bersangkutan, “proses pemeriksaan masih terus berlanjut dan hal itu memang membutuhkan waktu, kami berharap, para keluarga bersabar, “ungkap Kepala Pelayanan RSUD Lubukbasung itu lagi.

(HARMEN)

0Shares