Kelok 10 Ambruk-Ruas Jalan Kelok 44 Ditutup

Maninjau, kaba12.com — Dampak hujan lebat yang terjadi Minggu,(26/7) tadi malam memicu musibah di berbagai lokasi di kabupaten Agam. Yang terparah, dampak hujan lebat menyebabkan jalur jalan kelok 10 di ruas kelok 44 ambruk.

Untuk mengantisipasi dampak lebih buruk yang berpotensi dialami para pengguna jalan, ruas jalan kelok 44 ditutup, dan jalur jalan yang menghubungkan Lubukbasung-Maninjau ke Bukittinggi terpaksa dialihkan melalui jalur Palembayan yang rute memutar yang cukup panjang atau melintasi kawasan Malalak-Padang Pariaman-Lubukbasung atau sebaliknya.

Informasi yang diperoleh kaba12.com, dampak hujan lebat yang terjadi sejak Minggu sore, dengan intensitas yang cukup lebat, mengundang kekuatiran masyarakat, pasalnya curah hujan dengan durasi yang cukup panjang, di beberapa kawasan mulai memicu bencana, terutama bahaya banjir.

Ditutupnya ruas jalan kelok 44 itu, disebutkan Camat Tanjung Raya Handria Asmi, sesuai dengan keputusan unsur terkait Pemkab.Agam, untuk mengantisipasi dampak yang lebih buruk yang berpotensi dialami masyarakat, khususnya pengguna jalan, “ kita harus ambil langkah antisipasi, untuk meredam potensi bahaya yang lebih besar, karena volume longsor yang cukup besar, “ulas Handria Asmi.

Ruas jalan kelok 10 yang ambruk, jelas Handria Asmi, lebar 1,5 meter dan panjang 10 meter itu, dengan cekungan yang cukup dalam ke badan jalan, sehingga sangat berbahaya untuk dilewati, “ kita sepakati untuk sementara ditutup, dan jalur jalan dialihkan ke ruas Palembayan atau Malalak, “ ujarnya.

Sementara untuk antisipasi kepadatan lalulintas, tadi malam petugas masih memberlakukan sistim buka tutup untuk kendaraan roda empat, namun mulai pukul 00.00 WIB Senin dini hari tadi, ruas jalan itu resmi ditutup dan Senin pagi, yang bisa lewat hanya kendaraan roda dua, “ kita lakukan antisipasi, dan berharap, penanganan ruas jalan yang ambruk di kelok 10 itu, bisa segera dilakukan DPUTR Sumbar bersama unsur terkait, “ ulas Handria Asmi lagi.

HARMEN

0Shares