Kebakaran Besar Nyaris Landa Lubukbasung, Kebun Jagung Terbakar, Nyaris Sambar Rumah Warga

Lubukbasung,kaba12 — Dampak pemmbakaran material pasca panen jagung nyaris memicu musibah besar di Surau Kariang, Jorong IV Surabayo, Nagari Lubukbasung, Senin, (2/10). Untung petugas Damkar Agam yang bergerak cepat berhasil memadamkan api dan mengisolasi jilatin api, sehingga dampak kebakaran tidak meluas ke kawasan pemukiman penduduk yang cukup padat.

Informasi yang diperoleh kaba12, kobaran api di areal bekas ladang jagung yang sengaja dibakar pemiliknya untuk pembersihan berbagai jenis material pasca panen, membesar saat diterpa angin kencang, sehingga kobaran api merambat ke tepi pemukiman penduduk yang berada tak jauh dari lokasi kantor bupati Agam itu.

Warga yang panic, langsung melaporkan kejadian itu pada petugas Damkar Agam yang bermarkas tak jauh dari lokasi kejadian, dan meluncurkan armada Damkar bersama seluruh personil yang bertugas Senin sore tersebut. api berhasil dipadamkan, dan dampak kebakaran yang berpotensi meluas ke pemukiman penduduk bisa diantisipasi.

Hal itu dibenarkan Darman Mamak, Danru Damkar Agam menjawab kaba12, usai pemadaman amukan api di lokasi ladang jagung milik warga di Surau Kariang, Lubukbasung tersebut.

Dijelaskan, masyarakat yang melakukan pembakaran lahan ladang jagung yang dekat dengan pemukiman penduduk, angin kencang apinya cepat meluas dan membesar dan hampir melalap rumah warga, anggota Damkar Agam langsung merespon laporan tersebut dan melakuikan berbagai langkah antisipasi.

Disebutkan Darman Mamak, tim Damkar Agam langsung melakukan pemadaman, pendinginan api dan langsung , memberi penyuluhan pada masyarakat khususnya pemilik ladang jagung, agar tidak melakukan pembakaran sembarangan,” lihat kondisi sekeliling, jika sudah aman, baru lakukan pembersihan dan pemakaran, “ungkap Darman Mamak lagi.

Danru Damkar Agam itu, juga menyebutkan agar masyarakat juga tidak melakukan pembakaran lahan termasuk bekas areal perkebunan jagung. Upayakan pembersihan dengan cara lain,mengingat kondisi cuaca panas saat ini, jika dilakukan justru akan rentan memicu dampak lain, termasuk akan menyebabkan pencemaran udara.

“ Kita himbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan,tidak hanya bekas ladang jagung, tapi juga areal perkebunan jika tengah melakukan pembersihan, karena kondisi cuaca saat ini, sangat mudah memicu dampak terhadap musibah kebakaran. Kami minta masyarakat untuk berperan aktif mengantisipasi berbagai potensi yang rentan memicu masalah besar saat ini, “ulas Darman Mamak lagi.

-HARMEN-

0Shares