Lubukbasung,kaba12 — Kasus dugaan penyerangan terhadap Walijorong Balai Ahad David Ricard Zoni menggunakan senjata tajam oleh oknum warga di lokasi jalan menuju kawasan Hutan Kemasyarakatan di Kampuang Melayu, Jorong Balai Ahad, Nagari Lubukbasung, Sabtu, (25/4/2026) lalu, disebutkan Walinagari Lubukbasung sebagai masalah pribadi, karena yang bersangkutan ke lokasi bukan dalam rangka urusan dinas.
Hal itu ditegaskan Walinagari Lubukbasung Dharma Ira Putra, waktu dikonfirmasi kaba12 via ponselnya Rabu, (6/5/2026) terkait dengan dugaan penyerangan terhadap walijorong yang notabone merupakan aparatur pemerintah nagari tersebut, yang saat ini kasusnya sudah ditangani oleh pihak berwajib di Polres Agam.
Ditegaskan Dharma Ira Putra, sesuai laporan David Ricard Zoni, Walijorong Balai Ahad padanya usai kejadian menyebut, Walijorong Balai Ahad itu ke lokasi yang tengah “hangat”dengan masalah portal jalan masuk menuju lokasi kawasan hutan kemasyarakatan di Kampuang Melayu tersebut, justru berkaitan dengan urusan bisnis nilam yang tengah dipanen warga di areal perkebunan HKm di Kampuang Melayu.

“Beliau sedang dalam urusan bisnis pribadi, karena ada pihak yang berencana membeli nilam di kawasan HKm, dan kebetulan menjelang ke kawasan tersebut, jalan masuk di portal oleh pihak H.Thomas karena berada di lahan miliknya. Mungkin ada salah paham, dan terjadi pertengkaran itu, “sebutnya.
Masalah itu ulas Walinagari Lubukbasung itu, sudah ditangani pihak Polres Agam dan diharapkan diselesaikan dengan baik, “sulit juga saya jadinya, karena beliau ke lokasi itu untuk urusan pribadi, bukan urusan dinas, atau saya instruksikan ke lokasi. Mudah-mudahan, ada solusi terbaiknya, “sebut Dharma Ira Putra lagi.
Sementara, kasus dugaan penyerangan terhadap Walijorong Balai Ahad Dharma Ira Putra itu, sudah direspon oleh pihak Polres Agam, namun jadual rekonstruksi perkara yang direncanakan Rabu, (6/5/2026) batal, dan dijadualkan ulang oleh penyidik Polres Agam.
(HARMEN)