Kasus Covid-19 Makin Tinggi, Lubukbasung Mendominasi –Malalak Terendah

Lubukbasung, kaba12.com — Beberapa waktu belakangan, angka positif kasus covid-19 di kabupaten Agam justru semakin meningkat. Bahkan, diprediksi, kurang dari sebulan, penambahan kasus terkonfirmasi bisa mencapai angka 1.000-an orang, dengan angka penambahan rata-rata perhari 35 orang.

Yang memprihatinkan, penambahan kasus terkonfirmasi positif covid-19 di kabupaten Agam itu masih didominasi warga asal kecamatan Lubukbasung, yang ditengarai masih tingginya tingkat abai masyarakat terhadap pandemic, dibuktikan masih terbilang tingginya mobilitas warga dan kegiatan keramaian yang digelar, termasuk pesta pernikahan.

Sesuai update data Satgas Penanganan Covid-19 Agam per Jumta,(2/7), tercatat sebanyak 3.940 orang warga Agam sudah dinyatakan terpapar positif covid-19, dengan rincian 3.392 orang sudah dinyatakan sembuh, 94 orang meninggal dunia dan 454 orang dalam penanganan medis.

Seperti dijelaskan Yosefriawan, plt.Kadinas Kesehatan Agam, yang menyebutkan, dari total 3.940 warga yang dinyatakan positif sejak pandemic covid-19 merebak di kabupaten Agam, kecamatan Lubukbasung menduduki angka tertinggi, yakni 607 orang, dengan rincian 512 orang sembuh,9 orang meninggal dan 86 orang dalam penanganan medis.

Posisi kedua ditempati kecamatan IV Angkek dengan total terkonfirmasi 563 orang, dengan rincian 498 orang dinyatakan sembuh,15 orang meninggal dunia dan 50 orang dalam penanganan medis. Selanjutnya, kecamatan Banuhampu dengan 538 orang terkonfirmasi dengan rincian 451 orang sembuh, 14 orang meninggal dunia dan 73 orang dalam penanganan medis.

Posisi keempat kecamatan paling banyak warganya terkonfirmasi positif ditempati kecamatan Tilatang Kamang dengan total warga terkonfirmasi 457 orang, dengan 408 sembuh, 6 meninggal dunia dan 43 orang dalam penanganan medis.

Selanjutnya, posisi kelima kecamatan Baso sebanyak 382 orang warga terpapar positif, dengan 328 orang sudah dinyatakan sembuh, 11 orang meninggal dunia dan 43 orang dalam penanganan medis, 7 kecamatan sudah diatas angka 100-200 kasus, dan hanya 4 kecamatan yang masih dibawah angka 100 kasus.

” Yang terendah adalah kecamatan Malalak, dengan 14 orang warga dinyatakan positif, 12 sembuh dan 2 orang dalam penanganan medis, “ungkap Yosefriawan.

Diharapkan Yosefriawan, dengan berbagai langkah yang kini terus dilakukan pemerintah bersama Satgas Penanganan Covid-19 sampai ke tingkat nagari, upaya menekan angka paparan virus corona bisa lebih maksimal.

“ Kami tetap menghimbau warga, untuk selalu mentaati protokol kesehatan, selalu pakai masker, jaga jarak aman dan rajin mencuci tangan dengan sabun di air yang mengalir, “ himbau Yosefriawan.

HARMEN

0Shares