Maninjau, KABA12 — Kapolsek Tanjung Raya, Iptu Loren Effendi, mengintensifkan kegiatan edukasi dan penyuluhan mengenai bahaya narkoba serta bullying kepada para pelajar dan majelis guru di sejumlah sekolah.
Seperti halnya yang dilaksanakan pada awal Mei lalu, pihak kepolisian melaksanakan edukasi di SDN 23 Koto Baru, Nagari Duo Koto.
Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai langkah preventif untuk meningkatkan pemahaman para siswa tentang dampak negatif penyalahgunaan narkoba dan perilaku perundungan (bullying) di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari- hari.
Dalam penyampaiannya, Iptu Loren Effendi mengajak seluruh pelajar agar menjauhi narkoba serta membiasakan sikap saling menghormati antar teman.
Menurutnya, tindakan bullying tidak hanya menimbulkan rasa takut dan ketidaknyamanan, tetapi juga dapat memengaruhi kondisi mental, kepercayaan diri, hingga perkembangan karakter anak.

“Kami berharap para siswa bisa lebih memahami bahaya narkoba dan pentingnya menjaga sikap saling menghargai antar sesama teman. Peran guru dan orang tua juga sangat penting dalam pengawasan anak-anak,” ujar Iptu Loren Effendi, Senin (11/5).
Selain memberikan edukasi kepada para pelajar, pihak kepolisian juga meminta majelis guru untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas siswa selama berada di lingkungan sekolah. Langkah tersebut dinilai penting guna mencegah sejak dini potensi penyalahgunaan narkoba maupun terjadinya tindakan bullying di kalangan pelajar.
Kapolsek Tanjung Raya menegaskan bahwa kegiatan penyuluhan seperti ini akan terus digencarkan di sekolah-sekolah yang berada di wilayah hukum Polsek Tanjung Raya.

“Kedepan kita akan lakukan kegiatan serupa di sekolah sekolah yang ada di Tanjung Raya. Karena upaya tersebut juga merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, sehat, dan kondusif bagi tumbuh kembang anak,” jelasnya.
Dalam kegiatan tersebut, pihak sekolah menyambut positif kegiatan edukasi tersebut. Mereka berharap program penyuluhan dari kepolisian dapat dilakukan secara berkelanjutan untuk membangun karakter pelajar yang disiplin, berakhlak baik, serta bebas dari pengaruh negatif seperti narkoba dan tindakan perundungan.
(Bryan)