Bukittinggi, KABA12.com Pekerjaan pembangunan Puskesmas Tigo Baleh dibangun dengan dana DAK Fisik 2019 Pelayanan Dasar Kesehatan,dengan anggaran sebesar Rp 6,8 milyar. Sedangkan kantor Lurah Pakan Labuah, dibangun dengan APBD Kota Bukittinggi tahun 2019 sebesar Rp 3,7 milyar.
Kedua bangunan yang lokasinya bersebelahan dan dekat dengan Masjid Jami’ Tigo Baleh itu, ditarget selesai akhir Desember 2019. Kantor Lurah Pakan Labuah dan Puskesmas Tigo Baleh, menjadi salah satu dari banyaknya pembangunan fisik di kota Bukittinggi dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menjelaskan, pembangunan Puskesmas Tigo Baleh dan beberapa Kantor Lurah, termasuk kantor Lurah Pakan labuah dalam rangka peningkatakan kualitas kantor sebagai lokasi pelayanan kepada masyarakat. Beberapa fasilitas perkantoran itu dibangun baru, karena banyak kantor pelayanan masyarakat yang tidak representatif dan bahkan ada yang meminjam gedung lain.
“Untuk itu, pemko membangun kantor yang tidak layak lagi. Sehingga pelayanan yang diberikan kepada masyarakat dapat berjalan maksimal dan masyarakat merasa aman dan nyaman berada di kantor itu,” ujar Ramlan.
Dalam peninjaan bersama Asisten II, Ismail Johar, Sekretaris DKK Mardison, Kadis PU, Rahmat AE, Camat ABTB Hendri dan SKPD lainnya serta anggota DPRD Hj. Noni, beberwpa waktu lalu, Walikota Bukittinggi, juga mengapresiasi kinerja pelaksana pembangunan dua sarana pelayanan publik di kecamatan ABTB ini. ”Pekerjaannya cukup bagus dan kita harapkan pekerjaan Puskesmas Tigo Baleh dan Kanrtor Lurah Pakan labuah ini dapat selesai sesuai kontrak,” ujar Wako.
Sementara itu, Omrianto selaku Direktur PT. Murni Karya Mandiri (MKM) yang mengerjakan pembangunan Puskesmas Tigo Baleh dan Kantor Lurah Pakan Labuah optimis pekerjaannya dapat selesai tepat waktu. Sebab untuk Puskesnas Tigo Baleh, volume pekerjaannya sudah mencapai 85 persen lebih. Sedangkan untuk kantor Lurah Pakan labuah sudah 95 persen.
(Ophik)
