Bukittinggi, KABA12.com — Ratusan kader PPKBK, Sub PPKBK dan Kader Poktan se Kota Bukittinggi menerima bantuan transportasi dari Pemko Bukittinggi.
Bantuan transportasi itu diserahkan oleh Walikota Bukittinggi secara simbolis, di Auditorium Perpusnas Bung Hatta Bukittinggi, Senin, (13/05).
Kepala Dinas DP3APPKB Bukittinggi, Tati Yasmarni, mengatakan, sasaran kota Bukittinggi yang masih perlu diperjuangkan menekan laju pertumbuhan penduduk.
Ada tiga hal yang menentukan laju pertumbuhan penduduk, angka kelahiran, angka kematian/ mortalitas dan angka migrasi dari luar dan ke Bukittinggi. Karena Bukittinggi kota perdagangan sehingga memberikan daya tarik masyarakat untuk masuk ke Bukittinggi.
Kader yang menerima bantuan transportasi hari ini adalah yang bekerja langsung menekan laju angka pertumbuhan penduduk di tengah masyarakat. Tugas kader saat ini tidak semata mencari akseptor dan mengkampanyekan program KB. Tapi juga menjelaskan kepada msyarakat bagaimana Pola Hidup yang sehat seperti bagaimana standar rumah yang disewakan, hal itu akan memperberat tugas kader di lapangan.
“Atas jasa dari kader itulah diserahkan bantuan transportasi untuk tiga bulan. Untuk 24 Kader PPKBK menerima Rp. 600 ribu dan untuk 24 sub Kader PPKBK juga menerima Rp. 600 ribu. Kedua kader itu telah terbantu lewat dana BOKB Propinsi. Sisanya dengan menggunakan APBD. Untuk 5 orang per kelompok Kader Bina Keluarga Balita menerima Rp 360 ribu, untuk 3 orang per kelompok Kader Bina Remaja menerima Rp. 120 ribu, untuk 3 orang per Kelompok Kader Bina Lansia menerima Rp. 120 ribu. Total dana BOKB Propinsi yang dibagikan mencapai Rp. 28.800.000,- dan dana APBD mencapai Rp 92.450.000,-,” jelasnya.
Sementara itu, Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias mengatakan selain berkaitan dengan kegiatan Keluarga Bencana dan Pola Hidup Sehat, Kader PPKBK, Sub PPKBK dan Poktan akan ikut serta pula dalam program Sekolah Keluarga yang sedang berjalan di Bukittinggi. Kader inilah diharapkan dapat mensukseskan program pemerintah di lingkungan masing-masing. Terutama di Kecamatakan MKS dengan jumlah penduduk terpadat dibandingkan Kecamatan Guguk Panjang dan Kecamatan ABTB. Kader diharapkan dapat menyampaikan kebijakan pembangunan Pemko Bukittinggi kepada masyarakat.
“Karena itu Pemko Bukittinggi memberikan bantuan transportasi ini sebagai bukti kepedulian Pemko atas kerja keras kader yang telah dilakukan selama ini. Semoga dapat lebih meningkatkan semangat kader dalam bertugas,” jelasnya.
(Ophik)
