Jumlah Objek Pajak PBB Di Agam Berkurang 1.627

Lubukbasung, KABA12.com — Badan Keuangan Daerah Kabupaten Agam mencatat jumlah objek Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) dari tahun 2017 hingga Juni 2018 mengalami penurunan.

Kepala Bidang PAD II Bakeuda Agam, Jume Isra mengatakan pengurangan jumlah objek pajak itu sebanyak 1.627 objek.

“Terjadi penurunan jumlah objek pajak, pada tahun 2017 lalu jumlah objek pajak PBB-P2 sebanyak 289.764, namun setelah dilakukan validasi oleh petugas pajak ke lapangan jumlah objek pajak sebanyak 288.138. Ada pengurangan sekitar 1.627 objek,” sebut Jume Isra pada KABA12.com di ruang kerjanya, Senin (02/07).

Disebutkan, pengurangan jumlah objek pajak itu disebabkan lantaran banyaknya ditemukan data ganda dan bahkan ada yang tidak ditemukan saat petugas melakukan validasi ke lapangan.

“Untuk jumlah wajib pajak tidak bisa terdeteksi, karena satu orang wajib pajak bisa jadi memiliki beberapa objek pajak. Selama ini data yang diterima hanya dari laporan KPP Pratama saja, namun setelah kita melakuan verifikasi dan validasi ke lapangan, banyak objek yang tidak ditemukan. Tercatat 3, yang ditemukan hanya 1 atau 2, itu sebanya jumlah objek pajak kita berkurang di Agam,” ungkapnya.

Jume Isra juga menyebutkan, selama ini untuk tenaga pengutip pajak pihaknya memanfaatkan jasa pihak ketiga, namun dirasa kurang tepat sasaran, pihaknya saat ini memberdayakan 9 orang petugas Bakeuda kabupaten, 16 Kasi pendaatan di kecamatan, serta terdapat swadaya dari nagari di IV Angkek.
“Untuk tenaga pengutip kita minim, wilayah Agam luas, untuk itu kita juga berdayakan kasi pendapatan di masing-maing kecamatan. Serta juga ada satu kecamatan yang mana masyarakat nagarinya secara swadaya mau mengumpulkan PBB, ” sebutnya.
Ditambahkan, tahun 2018 ini pendapatan PBB-P2 ditargetkan sebesar Rp.3,17 miliar dan hingga triwulan II Juni lalu terealisasi 15,12% atau Rp479.675.681.
“Trend realisasi pendapatan dari PBB ini meningkat di akhir tahun, semoga target 2018 dapat terwujud,” harapnya.

(Jaswit)

0Shares