Kaba Terkini

Jembatan Lolo “Intai” Korban Akses Lubukbasung-Ampek Nagari Tersekat

Lubukbasung, kaba12 — Warga dan pengguna jalan ruas penghubung kecamatan Lubukbasung-kecamatan Ampek Nagari mengeluh menyusul masih belum adanya perhatian dari Pemkab.Agam khususnya Dinas Pekeraan Umum Tata Ruang ( DPUTR) Agam terhadap kondisi jembatan penghubung di kawasan Lolo, Malabua, Nagari Lubukbasung, kecamatan Lubukbasung.

Kontruksi jembatan kayu yang sejak puluhan tahun lalu “bermasalah” dan sering dilaporkan warga hingga kini masih belum mendapat sentuhan perhatian. Bahkan, warga sudah sering melaporkan hal itu pada berbagai pihak, tidak hanya pemerintah nagari, kecamatan termasuk ke DPUTR Agam, namun masih belum mendapat respon positif.

Bahkan,kondisi jembatan itu kini viral di media sosial, menyusul, kontruksi jembatan yang makin lapuk, bahkan semakin rawan dilewati. Malah disebutkan, jembatan di Lolo itu”mengintai korban” pasalnya, badan jembatan yang disusun dengan balok kayu itu, sudah banyak yang lapuk, dan bolong-bolong.

“Warga yang akan melewati jembatan itu, harus lebih dulu menyusun balok-balok kayu di bagian yang berlobang,jika tidak ingin terperosok masuk sungai yang cukup dalam, “ ungkap Hendra, pengguna jalan di kawasan itu kepada kaba12.

Disebutkan, balok-balok kayu yang disusun di jembatan itu, sudah cukup lama dikeluhkan warga, padahal kayu yang disusun itu, merupakan swadaya yang sudah cukup lama dipasang warga, “ kami minta DPUTR Agam segera turun ke lapangan, bangun jembatan yang memadati, setidaknya benahi jangan sampai warga jadi korban, “ tegasnya serius.

Informasi yang diperoleh kaba12 dari beberapa warga yang melintasi ruas jalan itu, kondisi jembatan Lolo yang dari jauh terlihat kecil, itu ternyata melintasi aliran sungai yang cukup lama, jika ada warga yang jatuh, akan berdampak cukup serius.

Sementara hingga berita ini ditayangkan, belum diperoleh konfirmasi terkait upaya penanganan yang dilakukan pihak terkait di Pemkab.Agam, khususnya dari DPUTR Agam, termasuk konfirmasi kaba12 dengan kepala DPUTR Agam Ofrizon masih belum direspon untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut.

-HARMEN-

0Shares
To Top