Jelang Magrib, Korban Kedua L300 Masuk Sungai Berhasil Ditemukan

Palembayan, kaba12 — Setelah dilakukan upaya pencarian yang cukup maksimal kearah hilir sungai, akhirnya Dayat,(26) pengemudi mobil pick-up L300 yang terjun masuk jurang dan tercebur ke dalam sungai di Labuah Sampik, Jorong Ngungun, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, akhirnya berhasil ditemukan Senin,(14/8) sekitar pukul 17.45 WIB menjelang Magrib.

Dengan demikian, dalam musibah mobil pick-up L300 yang terjun masuk jurang dan tercebur ke sungai berarus deras Batang Palo Banda itu mengakibatkan 2 korban tewas masing-masing Yola, (22) yang ditemukan sekitar 3 jam setelah kejadian di hilir sejauh sejauh 3 km dari lokasi tercebur dan Dayat, (26) yang ditemukan sekitar 8 jam setelah kejadian, sekitar 5 km dari lokasi kejadian.

Hingga menjelang malam, tim SAR gabungan masih berupaya melakukan evakuasi terhadap mayat Dayat dengan menggunakan perahu rafting milik BASARNAS oleh tim SAR Gabungan ke jembatan Muaro Kandang, setelah dibawa ke puskesmas untuk divisum dan dikembalikan ke keluarga korban.

Kabar sudah ditemukannya korban kedua berdaya Dayat dalam kondisi tak bernyawa itu dibenarkan Bambang Warsito, kepala BPBD Agam menjawab kaba12, Senin, (14/8) malam.

Dijelaskan, usai menemukan korban pertama bernama Yola dan mengevakuasi korban sekiyar 3 km dari loaksi kejadian, tim SAR gabungan melanjutkan proses pencarian terhadap korban kedua bernama Dayat dengan menggunakan perahu rafting milik BASARNAS yang sengaja diterjunkan mengingar aliran sungai yang sangat deras di sungai tersebut.

“ Korban Dayat berhasil ditemukan, namun dalam kondisi hitam. Saat ini dalam proses evakuasi, “sebut Bambang Warsito.

Musibah yang terjadi Senin,(14/8) pagi sekitar pukul 09.00 WIB, dimana warga dikejutkan dengan adanya dentuman keras, dan melihat ada kendaraan yang terjun masuk jurang sedalam lebih dari 30 meter dan kemudian kendaraan jenis pick-up L300 terjun masuk sungai Palo Banda yang berarus sangat deras.

Bahkan, warga menyaksikan L300 itu dihanyutkan arus deras sungai dan tersekat dibawah jembatan dalam kondisi remuk. Upaya evakuasi dilakukan tim SAR gabungan dibantu warga dengan menyisir sepanjang aliran sungai, karena warga kuat menduga korban usai jatuh ke dalam sungai dihanyutkan kearah hilir.

Upaya pencarian berhasil, saat korban pertama Yola berhasil ditemukan sejauh 3 km dari lokasi pertama jauh dalam kondisi sudah tidak bernyawa, kemudian Dayat, korban kedua yang ditemukan lebih jauh kearah hilir, juga sudah meninggal dunia. Sementara mobil pick-up L300 yang membawa kedua korban, masih tersangkut di tiang penyangga jembatan.

-HARMEN-

0Shares