Padangpanjang, kaba12.com — TP. PKK Kecamatan Tanjung Raya raih gelar juara umum dan sukses memboyong piala bergilir ketua TP. PKK Agam setelah meraih banyak gelar juara dalam beragam lomba antar kecamatan di Jambore Kader TP-PKK Agam tahun 2018 di Mifan Padangpanjang, Rabu (27/6).
Dalam jambore PKK tersebut, 5 cabang lomba yang digelar, masing-masing lomba simulasi pola asuh anak, lomba yel-yel dasawisma, lomba penyuluhan pengelolaan sampah, lomba stand up komedi, lomba bazar dan UP2K PKK.
Perlombaan dikuti TP-PKK dari 16 kecamatan se-kabupaten Agam itu berlangsung semarak.
Penghargaan dan piala bergilir itu, diserahkan Bupati Agam diwakili Asisten Ekonomi dan Pembangunan Isman Imran.
Kecamatan Tanjung Raya merebut gelar juara umum karena meraih juara terbaik satu terbanyak, dari 15 kecamatan, diantaranya juara satu lomba yel-yel dasawisma, juara satu lomba stand up komedi dan juara dua lomba penyuluhan pengelolaan sampah.
Ketua TP-PKK Agam, Ny. Vita Indra Catri, mengucapkan selamat, dan berpesan jangan pernah merasa puas dengan prestasi yang telah dicapai, namun terus belajar dan berlatih serta terus mengembangkan diri.
Ketua TP. PKK Agam itu menyampaikan apresiasi yang tinggi pada seluruh kader PKK yang berpartisifasi memeriahkan Jambore PKK Agam 2018.
“Saya mengapresiasi para peserta karena sudah menampilkan yang terbaik, bukan hanya berlomba memenangkan setiap lomba namun juga membuat suasana menjadi lebih bersemarak,” ujarnya.
Ditambahkan, para peserta agar bisa memetik hikmah dari kegiatan tersebut, dalam meningkatkan kualitas serta kemampuan sehingga menjadi yang terbaik dimasa mendatang.
Sementara, Asisten Ekonomi, Pembangunan dan Kesra Isman Imran, menyampaikan apresiasi atas peran dan kreatifitas PKK sebagai mitra pemerintah mendukung pembangunan, khususnya dalam pemberdayaan kesejahteraan masyarakat .
Isman berharap, PKK sebagai organisasi yang berhubungan langsung dengan keluarga, harus memiliki andil yang sangat besar dalam membina dan memaksimalkan anggota keluarga melalui para kadernya.
Karena keluarga merupakan pondasi awal dan modal dasar pembangunan, serta sebagai lingkungan sosial pertama dalam kehidupan manusia.
“Dari keluarga diharapkan lahir generasi penerus bangsa yang dapat meneruskan tongkat estafet pembangunan khususnya di Agam,” ulasnya.
(Jaswit)
