Maninjau, kaba12 — Akses jalan salinka Danau Maninjau terputus akibat terjangan longsor yang menutupi berbagai lokasi.
Setidaknya 21 titik longsor membuat kawasan di tengah-tengah jalur jalan mulai dari Muko-Muko sampai ke Sigiran dan Sungai Tampang yang ditutupi longsor sehingga tidak bisa dilewati baik dengan kendaraan maupun jalan kaki.
Sementara informasi yang diperoleh kaba12, akibat longsor dan banjir bandang banyak rumah warga yang rusak, bahkan 2 warga di Jorong Pantas, Nagari Tanjung Sani meninggal dunia.

Untuk menjangkau lokasi tim gabungan penanganan bencana yang dipimpin Camat Tanjung Raya Roza Syefridienti menggunakan speedboat untuk menjangkau wilayah di seberang danau dari arah Maninjau.
Sementara, menurut Rahman, Asisten I Sekab. Agam, pihaknya sudah menginstruksikan seluruh jajaran terkait untuk segera turun ke lokasi kejadian untuk membantu warga, terutama yang terdampak baik yang mengungsi maupun warga yang di lokasi longsor.

Pihaknya meminta tim gabungan untuk segera mengevaluasi korban yang meninggal dan mencari 1 korban yang masih hilang di jorong Pantas, ” kita berupaya maksimal menangani dampak bencana di lapangan, “sebut Rahman.
Sementara proses pembersihan material longsor di beberapa lokasi sudah mulai dilakukan Jumat pagi ini, termasuk di Jorong Alai, Koto Malintang yang terdampak longsor sehingga menutup akses jalan propinsi.
-HARMEN-
