Jadi Nominasi Tingkat Nasional, Bupati Agam Raih Penghargaan Khusus

Padang,kaba12 — Dinilai sukses dalam melakukan pengawasan dan pembinaan dalam dunia usaha bidang perkebunan dan ketenagakerjaan, termasuk pengawasan terhadap perusahaan perkebunan yang tidak mempekerjakan anak, Bupati Agam Dr.Andriwarman diganjar penghargaan khusus dari Gubernur Sumbar Sumbar.

Penghargaan khusus sebagai kepala daerah yang peduli dan mengawasi secara optimal perusahaan sektor kelapa sawit yang tidak mempekerjakan anak itu diterima Bupati Agam Dr.Andriwarman dari Gubernur Sumbar H.Mahyeldi Ansharullah di Pangeran Beach Hotel, Padang, Senin, (4/9) malam.

Acara penyerahan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Paritrana) Award tahun 2023 Provinsi Sumatera Barat dan penghargaan atas dukungan terhadap perusahaan sektor perkebunan kelapa sawit yang tidak mempekerjakan anak itu, merupakana agenda tahunan, yang secara nasional juga digelar, sehingga Kabupaten Agam, ikut menjadi nominasi yang diusulkan ke pemerintah pusat, sebagai salah satu kabupaten yang menerima penghargaan atas komitmen dan dukungannya terhadap perusahaan sektor perkebunan kelapa sawit tidak melibatkan dan mempekerjakan anak.

Penghargaan serupa diterima beberapa perusahaan di Kabupaten Agam diantaranya, PT. Perkebunan Pelalu Raya, PT. Karya Agung Megah Utama, PT. AMP Plantation dan PT. Mutiara Agam. Selain itu juga diraih Penghargaan Kecelakaan Nihil tahun 2023 diraih PT. Cahaya Agam Lestari dan PT. Perkebunan Pelalu Raya.

Gubenur Sumatera Barat, H. Mahyeldi Ansharullah menyebutkan, negara telah mengatur adanya perlindungan keselamatan dan kesehatan kerja melalui jaminan sosial bagi tenaga kerja, ” tahun ini bersama BPJS ketenagakerjaan kita telah menilai dan dan menetapkan 2 bupati, 1 walikota dan 6 perusahaan sebagai pemenang Panitrana Award 2022 tingkat provinsi Sumatera Barat yang selanjutnya akan diusulkan sebagai kandidat Paritrana Award tingkat nasional,”katanya.

Mahyeldi mengatakan, saat ini merupakan tahun kedua pemberian Penghargaan K3 bagi perusahaan- perusahaan di Sumbar, “alhamdulillah, penghargaan K3 ini dapat selalu kita pertahankan dari tahun ke tahun, “ungkapnya.

Mahyeldi menekankan, baik OPD yang membidangi ketenagakerjaan maupun perusahaan serta semua stakeholder terkait, agar menjaga prestasi dan capaian yang sudah peroleh. “Semoga tahun-tahun berikut capaian kita terus meningkat jadi lebih baik. Bangsa yang maju adalah bangsa yang terus berbenah dan terus berkontribusi terhadap pembangunan ,” harapnya.

Sementara Nizam Ul Muluk Kadis Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sumbar, menyebutkan Paritrana Award merupakan apresiasi kepada pemerintah daerah dan para pelaku usaha yang memiliki komitmen dan mendukung jaminan sosial ketenagakerjaan.

Dikatakan, penghargaan Keselamatan dan Kesehatan kerja (K3) bertujuan, sebagai bentuk apresiasi kepada pelaku industri. Selanjutnya, penghargaan sektor perkebunan kelapa sawit terbebas dari pekerja anak tahun 2023 yaitu mencegah pekerja anak pada sektor perkebunan sawit dan menciptakan kabupaten/kota layak anak.

Nizam Ul Muluk menyebut, beberapa bupati- sekda dan perusahaan yang menerima penghargaan diantaranya, penyerahan penghargaan kecelakaan nihil (Zero Accident Award) tahun 2023 sebanyak 36 perusahaan, penerimaan penghargaan pencegahan dan penanggulangan Covid-19 di tempat kerja tahun 2023 sebanyak 16 perusahaan.

Kemudian, penerimaan penghargaan pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS di tempat kerja tahun 2023 sebanyak 7 perusahaan dan penerima penghargaan atas komitmen serta dukungan terhadap perusahaan sektor perkebunan kelapa sawit tidak melibatkan dan mempekerjakan anak sebanyak 5 Bupati. Selanjutnya, penerima penghargaan atas komitmen perusahaan sektor perkebunan kelapa sawit tidak melibatkan dan mempekerjakan anak sebanyak 37 perusahaan.

-HARMEN-

0Shares