Malalak, kaba12 — Dampak longsor yang memutuskan akses jalan Bukittinggi-Padang via Malalak di Sarasah Tansi ( sebelum Tanah Putiah ) Nagari Malalak Timur, sepanjang 30 meter dengan ketinggian longsor mulai dari 1- 3 meter, tengah ditangani intensif oleh tim gabungan.
Saat ini, alat berat yang dikerahkan tengah berupaya maksimal membersihkan material longsor yang menutupi badan jalan, yang diupayakan dalam singkat akan teratasi. Saat ini, ruas jalan tersebut, masih belum bisa dilewati, baik kendaraan roda dua maupun roda empat.

Sementara informasi yang diperoleh kaba12 dari camat Malalak Zulwardi Nursal, saat ini sudah terjadi kemacetan panjang kendaraan dari dua arah berbeda baik dari arah Balingka maupun dari arah Sicincin, bahkan mencapai 3 km, karena akses jalan Malalak menjadi satu-satu ruas yang aman saat ini, pasca bencana yang terjadi sehingga menyebabkan akses jalur Bukittinggi-Padang via Padang Panjang terputus akibat hantaman banjir bandang.

“ Proses penanganan masih berlangsung, kita berharap, dalam waktu singkat ,ruas jalan itu sudah kembali normal dan bisa dilewati pengendara, “sebut Zulwardi lagi.

Sementara informasi yang dihimpun kaba12, jalur jalan yang tidak bisa dilalui menuju Padang, masing-masing rute
Payakumbuh > Padang, Via Batang Anai , karena di Silaiang Longsor dan tidak bisa dilalui dalam waktu yang tidak ditentukan), jalur Payakumbuh > Padang, Via Malalak,terjadi longsor di Malalak , diitutup sementara sampai pembersihan material longsor, Payakumbuh > Padang, Via Solok, di Batu Sangkar ditutup akibat material banjir lahar dingin dan juga Ombilin longsor, ditutup sementara sampai pembersihan material longsor.

Sementara jalur yang bisa dilalui saat ini menuju Padang, adalah jalur Payakumbuh > Padang, Via Pariaman , melewati Kelok 44 – Lubuakbasuang – Tiku –Pariaman – Padang.
(HARMEN)
