Palupuah, kaba12 — Isak tangis warga sambut kedatangan Bupati Agam H. Beni Warlis bersama beberapa kepala OPD Pemkab.Agam saat mendatangi kawasan terdampak bencana di Jorong Lurah Dalam, Nagari Pasie Laweh, Kecamatan Palupuah, Rabu, (26/11) siang.
Kunjungan mendadak bupati Agam itu, jadi kejutan bagi warga setempat, pasalnya sejak wilayah itu didera bencana, baik banjir maupun longsor, baru Bupati Agam yang mendatangi warga yang sejak beberapa hari terakhir sudah ketakutan dan trauma akibat tinggina curah hujan yang memicu serangkaian bencana, yang menyebabkan wilayah itu terisolasi akibat longsor, banyak pohon tumbang, bahkan dua rumah warga dihanyutkan banjir bandang sungai Batang Talang yang meluap.
Di lokasi terdampak bencana di Lurah Dalam, bupati Agam disambut warga setempat yang langsung menyampaikan keluh-kesahnya, termasuk meminta bantuan penanganan bencana yang terjadi.

“Kami sangat bersyukur dan terharu, karena sejak dilanda musibah, kampuang Lurah Dalam terisolasi bahkan sampai 2 rumah ambruk dihanyutkan sungai, hari ini baru dikunjungi pejabat daerah, bahkan langsung bupati. Sebelumnya, tidak ada, baik walinagari maupun camat, kami berterimakasih atas perhatian pak bupati,”ungkap Makmur Pakiah Naro, tokoh masyarakat setempat.
Menanggapi hal itu, Bupati Agam H.Beni Warlis yang didampingi Kalaksa BPBD Agam Rahmad Lasmono, Kadis PUTR Agam Ofrizon, Camat Palupuah Nong Rianto Dt.Maruhun, walinagari Pasie Laweh dan personil TNI-Polri yang sejak awal bersiaga membantu warga setempat, meyakinkan bahwa Pemkab.Agam, siap menurunkan personil dan peralatan untuk membantu penanganan dampak bencana di Lurah Dalam.

Ditegaskan, pihaknya akan menurunkan personil BPBD Agam dengan peralatan penanganan dampak bencana, baik chinshaw, armada pendukung dan bantuan lain, “untuk alat berat, perlu dukungan warga untuk merealisasikan lokasi jalur jalan alternatif, agar alat berat bisa masuk, “sebut Beni Warlis.
Ditegaskan Bupati Agam, pihaknya berupaya maksimal untuk memberi dukungan dan bantuan pada warga terdampak bencana, karena saat ini, tecatat sudah 13 kecamatan di Kabupaten Agam yang terdampak, “kita akan berupaya maksimal, keselamatan warga adalah prioritas, “tegasnya.

Ditambahkan, pihaknya sudah menginstruksikan seluruh camat dan walinagari untuk membangun posko untuk segera bergerak bersama mengatasi dampak bencana.
Sementara informasi yang diperoleh kaba12, dampak curah hujan tinggi yang melanda kabupaten Agam saat ini, di kecamatan Palupuah menjadi kecamatan terparah yang terdampak, selain banyaknya titik longsor, rumah warga juga banyak yang terdampak, termasuk ada warga yang tertimbun tanah longsor.-HARMEN.-
