Lubukbasung,kaba12 — Hasil investigasi tim PDI Perjuangan Agam yang dipimpin langsung ketuanya Yogi Yolanda, ke Nagari Sungai Batang, terkait dengan video viral permohonan warga yang meminta DPC PDI Perjuangan Agam, DPP PDI P dan Megawati untuk kembali turun ke lapangan membantu penanganan dampak bencana yang masih terus mengintai warga di Nagari Sungai Batang.
Pasalnya, aliran sungai Batang Tumayo, yang disebutkan masih terus mengintai, pasalnya hingga kini belum ada penanganan yang focus dan terarah untuk normalisasi aliran sungai yang kerap memicu banjir bandang jika curah hujan tinggi di kawasan itu.
Khusus di wilayah Nagari Sungai Batang, saat ini penanganan dampak bencana masih berlanjut, namun tidak terlihat adanya kegiatan yang besar, hanya 1 alat berat yang tengah bekerja membersihkan aliran sungai Batang Tumayo yang kerap meluap jika curah hujan tinggi, terakhir Jumat, (8/5/2026) lalu.

Yogi Yolanda yang turun langsung ke Sungai Batang, Minggu kemarin, justru menemukan fakta mengejutkan, dimana 1 alat berat yang tengah bekerja di lokasi areal Batang Tumayo, justru atas inisiasi masyarakat, “alat itu ternyata disewa warga secara patungan, bukan alat berat bantuan BWS, “sebutnya prihatin.
Ketua DPC PDI Perjuangan Agam itu meyakini, video yang dilansir warga itu, merupakan reaksi atas kondisi di lapangan, termasuk penanganan yang belum maksimal dilakukan pemerintah.


Menanggapi kondisi itu, pihaknya sudah melapor pada pimpinan PDI Perjuangan dan mengusulkan langkah-langkah lebih lanjut, “kita akan langsung bergerak merespon permintaan warga tersebut, “tegasnya serius.
Sementara informasi yang diperoleh kaba12, sebelumnya PDI Perjuangan yang dipimpin langsung Yogi Yolanda, sejak November 2025 lalu, sudah berjibaku membantu warga terdampak bencana di berbagai kecamatan di Kabupaten Agam, dengan menurunkan alat berat dan berbagai jenis bantuan. Hingga pasokan bantuan terus mengalir untuk warga sesuai kebutuhan prioritas yang disampaikan warga.
(HARMEN)