Idul Adha Saat Pandemi Covid-19, Semangat Berqurban Warga Agam Tetap Tinggi

Lubukbasung, kaba12.com — Walau ditengah darurat pandemic covid-19, namun semangat masyarakat kabupaten Agam untuk berqurban masih tetap tinggi. Hal itu dibuktikan dengan “meratanya” geliat pemotongan hewan qurban yang dilakukan warga di berbagai jorong dan nagari di wilayah kabupaten Agam.

Bahkan, sepanjang Sabtu,(1/8) hampir di setiap masjid dan mushalla, aktivitas masyarakat sejak pagi terkonsentrasi, mengerumumi hewan ternak yang akan disembelih sebagai hewan qurban. Terlihat nyata, antusias warga sangat tinggi, walau panitia memberlakukan pembatasan dengan penerapan protokol kesehatan di setiap prosesi pemotongan hewan qurban.

Bupati Agam Dr.H.Indra Catri yang mengikuti prosesi pemotongan hewan qurban di masjid Agung Nurul Fallah, Padang Baru, Lubukbasung, menyebutkan, semangat masyarakat kabupaten Agam dalam menyelenggarakan ibadah qurban sangat tinggi.

Disebutkan, sesuai data yang dirilis Dinas Pertanian Agam, penurunan jumlah hewan qurban di kabupaten Agam tidak begitu signifikan, hanya dalam kisaran 5 persen dibanding tahun 2019 lalu, “ memang ada sedikit penurunan, yang diduga akibat berkurangnya pasokan hewan qurban dari kalangan perantau dan pedagang yang terdampak pandemic covid-19,” jelas Indra Catri.

Sesuai data yang diperoleh, jumlah sapi qurban dan kerbau yang diperiksa petugas Distan Agam, mencapai 5.165 ekor, menurutn dibanding tahun lalu dengan total 5.441 ekor. Sementara untuk ternak kambing qurban, justru naik 4,6 persen dengan jumlah 182 ekor dibanding tahun 2019 lalu mencapai 174 ekor.

Dijelaskan, walau dalam masa pandemic covid-19 yang berdampak pada seluruh lini secara nasional termasuk dibidang ekonomi, berpengaruh terhadap jumlah hewan qurban yang sepanjang Jumat-Sabtu ini diselenggarakan oleh masyarakat, namun hal itu tidak begitu berpengaruh terhadap semangat kepedulian, silaturrahmi dan semangat berqurban masyarakat kabupaten Agam.

Seperti halnya di masjid agung Nurul Fallah, dalam prosesi hari raya Idul Qurban tahun ini, menyembelih 7 ekor sapi qurban, menurun 1 ekor sapi dibanding tahun 2019 lalu. Dari 7 ekor sapi qurban itu, dibagikan 700 kupon untuk masyarakat yang betul-betul membutuhkan sesuai hasil investigasi panitia hari raya qurban yang dibentuk di masjid tersebut.

“ Alhamdulillah, semangat berqurban, yang bermuara pada semangat peduli dan bersilaturrahmi dengan masyarakat tetap tinggi, kita bangga akan hal itu, “ sebut Indra Catri lagi.

Dilain pihak, Bupati Indra Catri menghimbau, baik pelaksana pemotongan hewan qurban maupun masyarakat yang ikut terlibat dalam kegiatan pemotongan hewan qurban tersebut, untuk tetap mentaati protokol kesehatan.

“ Pakai masker, jaga jarak aman dan rajin sterilkan tangan dengan handsanitizer atau cuci dengan sabun di air yang mengalir. Silaturrahmi harus tetap terjalin, namun kewaspadaan terhadap potensi penyebaran virus corona, harus diprioritaskan,“ tegasnya.

HARMEN

0Shares