Kaba Terkini

Hujan Badai Landa Nagari Gadut, Pohon Tumbang-Kabel Listrik Berserakan

Gadut, kaba12.com — Musibah angin kencang disertai hujan lebat landa wilayah Nagari Gadut, kecamatan Tilatang Kamang Sabtu,(7/8) sore.

Akibat terjangan angin kencang disertai hujan lebat itu menyebabkan pohon tumbang yang memutuskan akeses jalan Aro menuju Sumua, Nagari Gadut, Tilatang Kamang. Yang membuat warga “ngeri” justru akibat terjangan pohon besar yang tumbang, membuat kabel jaringan listrik di wilayah itu berserakan, sehingga dikuatirkan memicu ancaman baru bagi warga yang melewati ruas jalan tersebut.

Upaya pembersihan akses jalan dengan mengevakuasi pohon besar yang tumbang, termasuk mengamankan jaringan kabel tegangan menengah yang berserakan ditengah jalan itu, hingga Sabtu mala mini(pukul 20.30 WIB) masih dilakukan warga bersama jajaran pemerintah Nagari Gadut, Camat Tilatang Ade Harlien dan tim kelompok kemanusiaan Tilatang Kamang (KKT).

Musibah pohon tumbang yang memutuskan akes jalan itu dibenarkan Ade Harlien, Camat Tilatang Kamang, didampingi Maiyuddin, staf Nagari Gadut dan Alek Youhendri, ketua KKT di lokasi kejadian kepada kaba12.com.

Dijelaskan Ade Harlien, pohon tumbang yang menimpa kabel jaringan listrik itu terjadi Sabtu sore dampak terjangan angin kencang dan hujan deras yang melanda wilayah itu, “ kita berupaya bersama warga, jajaran pemerintah nagari dan tim KKT, mengevakuasi pohon tumbang tersebut malam ini, agar akses jalan bisa kembali normal, “tegasnya.

Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan pihak PT.PLN untuk mengamankan jaringan listrik yang terdampak angin kencang di kawasan tersebut, termasuk meminta pihak PT.PLN segera menghidupkan arus listrik yang padam di kawasan yang terdampak.

Menyikapi kondisi itu, Ade Harlien menghimbau warga kecamatan Tilatang Kamang untuk meningkatkan kewaspadaan, menyusul pola cuaca ekstrem yang kerap berubah dalam waktu sesaat tersebut, “ siaga dan waspada, menjadi langkah antisipasi penting untuk mengurangi risiko bencana, “ungkapnya.

Camat Tilatang Kamang itu meyakinkan, mala mini, evakuasi pohon yang tumbang termasuk pembersihan material terdampak angin kencang dan hujan lebat itu, akan bisa dibersihkan, karena akses jalan itu dikenal cukup padat dilewati masyarakat.

HARMEN

To Top