Medan, KABA12.com — Bupati Agam Dr Andri Warman menerima penghargaan anugerah kebudayaan dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) pusat saat puncak peringatan Hari Pers Nasional di Gedung Serbaguna, Kota Medan, Sumatera Utara, Kamis (9/2).
Penghargaan tersebut diterima bupati bersama 9 kepala daerah lainnya yang mendapat Anugerah Kebudayaan dari PWI Pusat.
Piala penghargaan itu diserahkan langsung oleh Ketua PWI Pusat, Atal S Depari dan disaksikan langsung oleh Presiden Joko Widodo beserta sejumlah menteri kabinet Indonesia Maju, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, pejabat negara, dan forkopimda provinsi.
Diketahui, Kabupaten Agam merupakan satu-satunya daerah kabupaten/kota di Sumatera Barat yang mendapat penghargaan tingkat nasional itu. Penghargaan itu merupakan bentuk apresiasi kepada bupati/walikota yang dinilai sukses menginovasi pangan, sandang ataupun papan yang berbasis kebudayaan atau kearifan lokal.

Pada tahun ini, Bupati Agam berhasil meraih anugerah kebudayaan dengan judul “Strategi kebudayaan dalam menjaga hutan sebagai ketahanan pangan”.
Bupati Agam Dr Andri Warman mengatakan, Kabupaten Agam merupakan daerah nomor dua terluas di Sumatera Barat. Bahkan daerah Agam memiliki kearifan lokal yang berdaya saing.
“Kebudayaan sangat cocok dijadikan strategi dalam merawat dan menjaga ketahanan pangan. Apalagi masyarakat Agam sangat menjunjung tinggi kebudayaan nenek moyang dalam kehidupan sehari-hari, sehingga ini menjadi alasan kami untuk memperkuat ketahanan pangan melalui kebudayaan,” kata Andri Warman.
Presiden RI Joko Widodo dalam sambutannya pada puncak HPN 2023 mengatakan, insan pers berkonstribusi besar dalam menyuarakan hal positif yang berdampak penting bagi bangsa dan negara.
“Sejak awal awak media berkontribusi besar dalam menyuarakan ajakan perjuangan kemerdekaan, menyuarakan inovasi-inovasi pembangunan dan menjadi penopang utama demokratisasi,” kata Jokowi.
Presiden juga menceritakan pengalaman pribadinya yang memiliki hubungan dekat dengan pers. Dirinya selalu ditemani pers dari mulai ke pasar hingga ke desa-desa.
“Saya punya pengalaman pribadi yang dalam dan bersahabat dengan insan pers sejak menjadi wali kota, menjadi gubernur, dan menjadi presiden,” kata Jokowi.
(Bryan)
