Lubukbasung, kaba12.com — Heboh kain kafan tersangkut dalam tanah di tebing kompleks Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pemkab.Agam di Kampung Baru, Sungai Jariang, Lubukbasung, Rabu,(8/2) kemarin langsung direspon jajaran Dinas Sosial Agam.
Kamis,(9/2) tim Dinsos Agam dipimpin Kasi.Kebencanaan Feri Dunda bersama Endri Fiondra mendatangi kompleks TPU Pemkab.Agam itu, untuk memastikan informasi yang sempat viral di media sosial tersebut.

“ Tidak ada kain kafan. Cuma plastic putih yang tersangkut di dinding tebing, “ ungkap Feri Dunda kepada kaba12.com.
Feri Dunda didampingi ketua RT Kampuang Baru dan penjaga TPU Bujang Virgo menjelaskan, kemungkinan warna putih yang terlihat dari jauh itu mirip kain kafan yang tersangkut, tapi jika dilihat dari dekat ternyata plastic yang tersangkut di tebing terjal itu. Pihaknya juga tidak berani membuang plastic tersebut, karena sangat beresiko.
“Tidak ada kain kafan atau perangkat lain yang berkaitan dengan mayat yang dikubur di kompleks TPU Pemkab.Agam di Kampung Baru tersebut, karena seluruh makam yang berada di bibir tebing yang ambruk digerus longsor itu sudah dipindahkan ke bagian depan, “ jelasnya.

Dijelaskan, saat ini di kompleks TPU Pemkab.Agam seluas hampir setengah hektar yang sebagian sudah ambruk dihantam aliran sungai Batang Lolo yang bergeser tersebut, tercatat sebanyak 16 pusara yang sudah dipindahkan ke bagian depan, karena sebelumnya ditetapkan, untuk pemakaman, pusara sengaja ditempatkan di bagian belakang, untuk memudahkan pengisian lokasi makam.
HARMEN
