Muko-Muko, kaba12 — Empat organisasi yang dipimpin Ny.Yenny Andri warman, salurkan bantuan untuk korban terdampak bencana banjir bandang dan longsor di 3 nagari dalam wilayah Tanjung Raya, Jumat, (14/7) lalu.
Empat organisasi yang menyalurkan bantuan masing-masing TP.PKK Agam, LKKS Agam, BKMT dan Dekranasda Agam itu, menyerahkan beragam bantuan di posko utama penanganan pasca bencana kabupaten Agam di Muko-Muko, Nagari Koto Malintang, Tanjung Raya, Jumat, (21/7), diterima perwira piket Yunilson, yang juga kepala BKPSDM Agam.
Beragam bantuan yang diserahkan Ny.Yenny Andri warman yang menjabat ketua TP.PKK Agam, Ketua BKMT Agam,Ketua LKKS Agam dan Ketua Dekranasda Agam itu, didampingi Ny.El Edi Busti, ketua DWP Agam bersama para pengurus lain, tidak hanya menyerahkan bantuan di posko utama, tapi juga langsung mendatangi berbagai lokasi terdampak bencana di wilayah Nagari Tanjung Sani dan menyerahkan bantuan uang tunai.

Kepada Pers, Ny.Yenny Andri warman menyebutkan, bantuan yang diserahkan merupakan wujud perhatian dan kepedulian terhadap sesama warga yang terdampak bencana, “ sedikit bantuan yang kami serahkan, merupakan rangkaian tali asih yang selalu kami pelihara dengan seluruh elemen masyarakat,“ sebutnya.

Informasi yang diperoleh kaba12, usai menyerahkan bantuan berbagai jenis bahan pohon, mie instan, peralatan dapur tikar, biscuit, kelengkapan bayi dan jenis bantuan lain, rombongan yang dipimpin Ny. Yenny Andriwarman itu juga mendatangi posko peyangga di 8 jorong di Nagari Tanjung Sani,diantaranya di Pangka Tanjuang, Sigiran dan Jorong Pantas dan menyerahkan bantuan uang tunai.
Di Jorong Pantas, Ny.Yenny Andri warman bersama para ibu, pengurus berbagai organisasi itu, tak kuasa menahan haru, saat menemui keluarga almarhum Hariadi St.Mudo dan Ny.Sofia Ariani, dua warga yang meninggal dunia akibat tertimbun tanah longsor di rumahnya.

Rombongan sempat berdialog dengan Sherly, anak korban yang berhasil selamat saat terjangan longsor menghantam Jorong Pantas dengan cara berenang di danau Maninjau menuju lokasi keramba jaring apung ( KJA) yang berada di belakang rumahnya.
-HARMEN-
